Breaking News:

Vaksinasi

1.921 Dosis Vaksin Terbuang di Aceh Tenggara, Ternyata Ini Penyebabnya

Vaksin ini adalah berbentuk kemasan 1 vial untuk 10 orang, terkadang yang datang cuma 6 orang, maka yang tidak terpakai juga jadi banyak.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh Tenggara Sukri Manto SKM mengatakan sebanyak 1.921 dosis vaksin sinovac terbuang dan rusak di Kabupaten Aceh Tenggara. 

Laporan Asnawi Luwi I Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Sebanyak 1.921 dosis vaksin sinovac terbuang dan rusak di Kabupaten Aceh Tenggara.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh Tenggara, Sukri Manto SKM kepada Serambinews.com, Minggu (12/9/2021) mengatakan sebanyak 1.818 dosis vaksin tak terpakai atau terbuang dan 103 dosis rusak di Kabupaten Aceh Tenggara sesuai data Satgas Covid-19 Kabupaten Aceh Tenggara tanggal 10 September 2021.

Kata Sukri Manto, tidak terpakai karena awal-awal vaksinasi masyarakat banyak yang takut/tidak antusias untuk divaksin.

Baca juga: Warga Kota Juang dan Peusangan  Paling Bireuen Banyak Positif Covid-19

Vaksin ini adalah berbentuk kemasan 1 vial untuk 10 orang, terkadang yang datang cuma 6 orang, maka yang tidak terpakai juga jadi banyak.

Menurut Sukri Manto, vaksin yang terbaru 1 vial 2 dosisnya. Jadi, kalau untuk yang tidak terpakai pasti sedikit dan beda dengan vaksin sebelumnya.

Sementara itu, menurut Sukri Manto, vaksin yang sudah terpakai di Aceh Tenggara mencapai 49.319 dosis.

Baca juga: Gampong Nusa Masuk 50 Besar Desa Terbaik Se-Indonesia dalam ADWI, Begini Kiprah sebagai Desa Wisata

Progres vaksinasi dosis I mencapai 32.222 atau 19,21 persen, dosis II 16.748 atau 09,99 persen dan dosis 3 mencapai 417 atau 00,25 persen.

Sementara itu saat ini stok vaksin di Gudang Dinkes Aceh Tenggara, RSU dan Puskemas mencapai 11.322 dosis.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved