Berita Aceh Besar
Ini Rumah Janda Miskin di Lamteuba Aceh Besar Sebelum dan Sesudah Direhab Mahasiswa KKM Unida
Akhir dari KKM ini, salah satunya ditandai penyerahan rumah kepada Mak Maneh, janda miskin beranak enam di Desa Lambada, Kemukiman Lamteuba, Kecamatan
Penulis: Mursal Ismail | Editor: Mursal Ismail
Akhir dari KKM ini, salah satunya ditandai penyerahan rumah kepada Mak Maneh, janda miskin beranak enam di Desa Lambada, Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, Minggu (12/9/2021).
Laporan Mursal Ismail | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Kuliah Kerja Mahasiswa atau KKM Mahasiswa Universitas Iskandarmuda atau Unida Banda Aceh yang dilakukan sejak sebulan lalu, kini berakhir.
Akhir dari KKM ini, salah satunya ditandai penyerahan rumah kepada Mak Maneh, janda miskin beranak enam di Desa Lambada, Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, Minggu (12/9/2021).
Sebanyak 40 dari 160 mahasiswa Unida tahun ini melakukan KKM di Kemukiman Lamteuba yang terdiri atas dua kelompok.
Sedangkan 120 mahasiswa lainnya terdiri atas 10 kelompok melakukan KKM di sekitar Kampus Unida Banda Aceh di Gampong Surien.
Adapun salah satu pengabdian mahasiswa KKM di Unida adalah merehab rumah tak layak huni milik Mak Maneh.
Janda miskin beranak enam itu selama ini hidup di rumah panggung tak layak huni beratap daun rumbia yang sebagian besarnya sudah bocor.
Sedangkan dinding rumah tersebut juga sudah lapuk dimakan usia, sehingga dari dalam terlihat ke luar dan dari luar terlihat ke dalam.
Oleh karena itu, semuanya direhab peserta KKM Unida ini menjadi rumah layak huni.
Baca juga: Unida Jalin Kerja Sama Percepatan Pencegahan Covid-19 dengan BPBD Banda Aceh, Ini Kegiatannya
Sekilas tentang kondisi rumah bisa dilihat dari foto sebelum dan sesudah rumah ini direhab.
Rektor Unida Banda Aceh Prof Dr Syafei Ibrahim melalui Warek III Dr Bustamam Ali MPd, menyampaikan hal ini lewat siaran pers kepada Serambinews.com, Senin (13/9/2021).
"Penyerahan rumah untuk Mak Maneh yang baru direnovasi mahasiswa menjadi salah satu kegiatan akhir KKM Unida tahun ini di Lamteuba.
Serahkan sembako
Selain itu, para mahasiswa ini diakhir KKM itu juga menyerahkan 40 paket sembako berupa minyak goreng, telur, gula, dan roti," kata Bustamam.
Sedangkan kegiatan pengabdian lain selama KKM di Kemukiman Lamteuba yang merupakan daerah pegunungan itu, kata Bustamam, para mahasiswa tersebut juga membenahi kampus alam.
Baca juga: Mahasiswa Unida Bedah Rumah Janda Miskin di Aceh Jaya, Begini Kondisi Sebelumnya
"Selanjutnya melakukan penghijauan pohon berbuah, seperti rambutan, alpokat, durian, nangka, dan mangga," timpal Koordinator KKM Unida di Lamteuba, Hamdani didampingi Dosen Pembimbing Nurul Hafwani MSi dan Fatimah MSi.
Sumber dana bedah rumah
Seperti diberitakan Serambinews.com sebelumnya, mahasiswa Universitas Iskandarmuda atau Unida Banda Aceh yang melakukan KKM di Kemukiman Lamteuba, Aceh Besar, melakukan bedah rumah tak layak huni.
Rumah yang mereka bedah itu milik Mak Maneh di Desa Lambada, Kemukiman Lamteuba, Aceh Besar.
Mak Maneh adalah janda miskin beranak enam yang selama ini hidup di rumah panggung tak layak huni beratap daun rumbia yang sebagian besarnya sudah bocor.
Sedangkan dinding rumah itu juga sudah lapuk dimakan usia, sehingga dari dalam terlihat ke luar dan dari luar terlihat ke dalam.
Rektor Unida, Prof Dr Syafei Ibrahim diwakili Wakil Rektor III, Dr Bustamam Ali MPd, menyampaikan hal ini lewat WhatsApp kepada Serambinews.com, Kamis (2/9/2021).
Baca juga: Mahasiswa Unida Datang ke Lokasi Korban Banjir di Aceh Utara dan Aceh Timur, Untuk Salur Bantuan
Didampingi Koordinator KKM serta Pembimbing Hamdani, Fatimah MSi dan Nurul Afwani MSi, Bustamam mengatakan keluarga Mak Maneh yang kesulitan ekonominya tak mampu memperbaiki rumah tersebut.
"Oleh karena itu, jika hujan, keluarga ini harus tidur dalam siraman air. Atas keprihatinan ini, mahasiswa Unida yang melakukan KKM di Lamteuba tergerak untuk membedah rumah itu menjadi layak huni," kata Bustamam.
Marza, seorang mahasiswa KKM menyebutkan seluruh dana untuk membedah rumah ini berasal dari bantuan spontanitas mahasiswa, dosen, pimpinan perguruan tinggi.
Selain itu, juga dari forum peduli masyarakat kurang mampu.
"Ini bentuk pengabdian kami sebagai tuntutan Tri Dharma Perguruan Tinggi," kata Marza. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumah-rehab-oleh-mahasiswa-unida.jpg)