Breaking News:

Uang Nasabah Raib

Petugas Tahan Pegawai Bank BUMN yang Hilangkan Deposito Nasabah Miliaran Rupiah

Penangkapan dan penahan terhadap MBS ini berawal dari laporan yang dibuat BNI sendiri yang tercatat dengan nomor LP/B/0221/IV/2021/Bareskrim...

Editor: Eddy Fitriadi
ANTARA
ILUSTRASI uang. Bareskrim menahan satu tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan bilyet deposito bernilai puluhan miliar di BNI Makassar. 

SERAMBINEWS.COM - Lagi dan lagi, dana nasabah yang disimpan di sebuah bank bisa hilang.

Kasus ini tengah diselidiki kepolisian dan menangkap pegawai bank yang menghilangkan dana deposito senilai puluhan miliar itu.

Bareskrim menahan satu tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan bilyet deposito bernilai puluhan miliar di BNI Makassar.

MBS, inisial tersangka adalah pegawai bank plat merah tersebut.

"Sudah dilakukan penetapan tersangka dan penahanan terhadap tersangka. Tersangka MBS adalah pegawai BNI Makassar," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtpideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Helmy Santika, Minggu (12/9/2021).

Penangkapan dan penahan terhadap MBS ini berawal dari laporan yang dibuat BNI sendiri yang tercatat dengan nomor LP/B/0221/IV/2021/Bareskrim tanggal 1 April 2021 tentang dugaan Tindak Pidana Perbankan dan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Makassar Helmy mengungkapkan, BNI tidak mengalami kerugian akibat pemalsuan bilyet deposito ini. Namun, salah satu nasabah BNI Makassar berinisial IMB mengalami kerugian senilai Rp 45 miliar. Ada pula nasabah lain berinisial H mengalami kerugian Rp 16,5 miliar.

Korban lainnya yaitu nasabah R dan A mengalami kerugian senilai Rp 50 miliar, tetapi sudah dibayar.

"Deposan Saudara IMB (hilang) sejumlah Rp 45 miliar dari dana deposan seluruhnya Rp 70 miliar dan sudah dibayar Rp 25 miliar. Deposan Saudara H (hilang) sebesar Rp 16,5 miliar dari dana yang didepositokan sebesar Rp 20 miliar, sudah dibayar Rp 3,5 miliar," jelas Helmy.

Helmy mengatakan, dalam kasus ini, penyidik memeriksa saksi-saksi dari pihak BNI, nasabah, dan pihak lain yang mungkin mengetahui duduk perkara kasus hilangnya dana deposito tersebut.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved