Update Covid 19
3.830 Orang Positif Covid-19 Berkeliaran di Tempat Umum Mulai Mal, Restoran hingga Bandara
Potensi bahwa orang yang berkeliaran yang masih memungkinkan terpapar positif itu pasti akan sangat membahayakan orang lain. Tentu itu harus ditelusur
SERAMBINEWS.COM - Masyarakat hendaknya meningkatkan kewaspadaan dengan tetap menaati protokol kesehatan demi terhindar dari terpaparnya wabah covid-19.
Pasalnya, saat ini telah terdeteksi ada 3.830 orang positif Covid-19 berkeliaran tempat umum mulai di mal, restoran hingga Bandara.
Hingga kini aplikasi PeduliLindungi masih mendeteksi ada 3.830 orang positif Covid-19 yang masih beraktivitas di tempat-tempat umum.
Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo menyayangkan temuan aplikasi PeduliLindungi yang mendeteksi ada 3.830 orang positif Covid-19 beraktivitas di tempat umum seperti mal dan bandara.
Rahmad mengatakan, penyebab masih banyaknya warga positif Covid-19 yang beraktivitas di tempat umum mesti ditelusuri.
Baca juga: Rudal Iskander Andalan Rusia Begitu Mematikan, Mampu Bidik Target 500 Kilometer dan Sulit Dicegat
"Potensi bahwa orang yang berkeliaran yang masih memungkinkan terpapar positif itu pasti akan sangat membahayakan orang lain. Tentu itu harus ditelusuri, kenapa itu bisa terjadi, kenapa itu bisa berkeliaran," kata Rahmad saat dihubungi, Selasa (14/9/2021).
Menurut Rahmad, ke depannya pemerintah harus memperketat pengawasan dengan melibatkan warga di lingkungan terdekat agar masyarakat yang positif Covid-19 dipastikan tidak pergi ke tempat-tempat umum.
Politikus PDI-P itu menduga, kondisi di atas boleh jadi disebabkan laboratorium tidak melapor kepada puskesmas atau perangkat desa/kelurahan sehingga informasi bahwa seseorang positif Covid-19 tidak sampai pada warga di tingkat RT, RW, dan lingkungan sekitar.
• Burung Pipit Mati Massal Usai Diguyur Hujan di Cirebon dan Bali, Penyebab Masih Misterius
Di samping itu, ia menyebutkan, banyaknya warga positif Covid-19 yang beraktivitas di tempat umum juga dapat disebabkan nekat atau merasa dirinya sudah cukup sehat.
"Saya percaya kalau itu sampai ke masyarakat, sampai ke RT RW, masyarakat pasti akan ikut mengawasi, mengontrol bahwa warganya ada yang positif sehingga butuh perhatian butuh pengawasan bersama-sama," ujar dia.
Ia juga mengimbau agar masyarakat yang dinyatakan positif Covid-19 untuk berdiam diri di rumah selama masa inkubasi virus agar tidak menularkan kepada orang lain.
"Dimohon untuk dengan penuh kesabaran, kesadarannya, kepada semua warga, semua masyarakat untuk berhati-hati ikut bertanggung jawab, ikut melindungi lingkungan, melindungi orang yang kemungkinan terpapar," kata Rahmad.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, aplikasi PeduliLindungi mendeteksi ada 3.830 orang positif Covid-19 yang masih beraktivitas di tempat-tempat umum.
"Kita bisa lihat, surprisingly tetap saja ada 3.830 orang yang masuk kategori hitam. Hitam itu artinya positif Covid, tapi masih jalan-jalan," kata Budi dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Senin (13/9/2021).
Budi menguraikan, 3.830 orang itu antara lain terdiri dari 3.000 orang positif Covid-19 terdeteksi masih beraktivitas di mal atau tenant mal.