Berita Aceh Besar
Enam Traktor dan 8 Combine Terbengkalai di Aceh Besar, Begini Penjelasan Dinas Pertanian
Kondisi Alsintan itu sudah rusak, di mana ban traktor, gear, dan piringan alat bajak sawah berserakan di tanah.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - 14 unit alat dan mesin pertanian (Alsintan) jenis traktor dan combine terbengkalai di Gudang Lambaro Samahani, Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (15/9/2021).
Kondisi Alsintan itu sudah rusak, di mana ban traktor, gear, dan piringan alat bajak sawah berserakan di tanah.
Bahkan, di lokasi Alsintan itu telah ditumbuhi rerumputan liar dan terjemur matahari serta hujan.
Ketua Komisi II DPRK Aceh Besar, Mursalin kepada Serambinews.com, Rabu (15/9/2021), mengaku dirinya merasa prihatin melihat Alsintan dibiarkan rusak dan terkesan ditelantarkan di Gudang Pemkab Aceh Besar.
Padahal, beber dia, Alsintan yang diperuntukkan untuk sektor pertanian di Aceh Besar itu dibeli dengan uang rakyat berjumlah miliaran rupiah.
“Jadi seharusnya tidak sampai ditelantarkan dengan kondisi seperti ini, kita cukup prihatin melihatnya,” ungkap dia.
Baca juga: Ketua Komisi II DPRA Kecewa Alsintan tak Terpakai, Ini Jawaban Kepala UPTD Mekanisasi Pertanian Aceh
Baca juga: Sembilan Kelompok Tani di Bireuen Terima Bantuan Alsintan dari Anggota DPR-RI
Baca juga: Penjelasan Kadistanbun Aceh Soal Alsintan di UPTD Mekanisasi Pertanian
Seharusnya, lanjut Mursalin, Alsintan yang rusak dari awal itu diperbaiki Pemkab Aceh Besar agar tidak semakin parah kerusakannya.
Karena lebih besar biaya untuk membeli Alsintan baru daripada memelihara atau merawatnya.
“Kalau Alsintan dalam kondisi bagus dan berfungsi, tentu bisa menjadi sumber PAD dan sangat membantu petani serta rakyat,” urainya.
Untuk itu, lanjut Mursalin, Alsintan jenis traktor dan combine yang rusak itu harus diperbaiki agar bisa dimanfaatkan dalam mengolah lahan pertanian milik petani.
"Kita mau seluruh bantuan Alsintan yang bersumber dari APBN di Aceh Besar harus didata kembali agar diketahui keberadaannya dan kondisi alat tersebut," pinta Mursalin, SHi.
Sementara itu, Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian Aceh Besar, Syahruddin, S TP, MP mengatakan, 14 Alsintan yang terdiri dari 6 unit traktor dan 8 combine merek Yanmar, Iseki, dan Maxxi tersebut dibeli dengan dana alokasi dari APBN.
Baca juga: BREAKING NEWS: Ratusan Alsintan 2018/2019 Menumpuk di UPTD Mekanisasi Pertanian Aceh
Baca juga: Dua Tahun tak Bayar PAD Alat Berat, LSM Tipikor Agara Soroti Alsintan
Baca juga: Danrem 011/LW Bantu Alsintan untuk Mantan Narapida Kasus Terorisme di Lhokseumawe
Menurut dia, Alsintan tersebut dalam kondisi rusak dan tidak diperbaiki karena tidak ada biaya operasional.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/alsintan-terbengkalai-1509.jpg)