Senin, 13 April 2026

Internasional

China Desak Amerika Serikat Cairkan Dana Afghanistan di Luar Negeri

Pemerintah China mendesak Amerika Serikat (AS) dan lainnya untuk mencairkan dana Afghanistan yang diparkir di luar negeri.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Anggota Taliban mendirikan pos pemeriksaan di Kabul, Afghanistan. 

SERAMBINEWS.COM, BEIJING - Pemerintah China mendesak Amerika Serikat (AS) dan lainnya untuk mencairkan dana Afghanistan yang diparkir di luar negeri.

China mengatakan akan terus mempertahankan kontak antara kedutaan besarnya di Afghanistan dan Taliban.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian mengatakan Kedutaan Besar China di Kabul tetap beroperasi secara normal.

"Kami siap untuk menjaga komunikasi dengan otoritas Afghanistan yang baru," kata Zhao.

China belum mengatakan, akan mengakui pemerintah Taliban atau tidak.

Tetapi telah secara aktif mendekati pejabat tinggi.

Baca juga: Taliban Baru Sebulan Memerintah, Afghanistan Alami Krisis Ekonomi hingga Kekeringan dan Kelaparan

Bahkan, menjadi tuan rumah delegasi yang dipimpin oleh pemimpin politiknya Mullah Abdul Ghani Baradar pada Juli 2021.

Tak lama sebelum kelompok itu meraih kekuasaan di tengah penarikan pasukan AS.

Dan eksodus massal warga Afghanistan yang takut akan kembalinya kekuasaan Islam garis keras Taliban.

China juga sangat kritis terhadap sifat penarikan itu.

Walaupun waspada terhadap munculnya radikalisme di perbatasan baratnya.

Secara umum mendukung kelompok yang dianggap mengalahkan saingan strategisnya, Amerika Serikat.

Afghanistan sekarang tertatih-tatih di tepi keruntuhan ekonomi.

Baca juga: Warga Afghanistan Pertaruhkan Nyawa, Jika Amerika Serikat Tidak Cairkan Aset

Sementara China telah menawarkan dukungan, tidak jelas kapan atau bagaimana hal itu akan diberikan.

Pekan lalu, Taliban mengumumkan pemerintahan sementara yang semuanya laki-laki.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved