Breaking News:

Internasional

50 Persen Penduduk Uni Emirat Arab Terkena Serangan Jantung

Negara kaya raya, Uni Emirat Arab (UEA) ternyata didominasi serangan jantung. Dilaporkan, lebih dari 50 persen penduduk UEA telah terkena penyakit ja

Editor: M Nur Pakar
()
Gedung pencakar langit di Dubai, Uni Emirat Arab 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Negara kaya raya, Uni Emirat Arab (UEA) ternyata didominasi serangan jantung.

Dilaporkan, lebih dari 50 persen penduduk UEA telah terkena penyakit jantung, menurut sebuah penelitian terhadap lebih dari 1.000 orang.

Survei dilakukan oleh Klinik Cleveland Abu Dhabi.

Dimana, menunjukkan 55 persen responden pernah terkena penyakit jantung secara langsung, lapor kantor berita Al-Arabiya, Jumat (17/9/2021).

Laporan lebih lanjut mengatakan penyakit jantung menjadi penyebab utama kematian di negara itu.

Dengan gejala yang menunjukkan satu dekade lebih awal dari rekan-rekan mereka di negara maju lainnya.

Baca juga: Kampanye Vaksinasi Covid-19 Uni Emirat Arab Berhasil Turunkan Kasus Virus Corona

“Hasil ini memperjelas dampak tragis penyakit jantung pada komunitas kami," kata Dr Ronney Shantouf, ahli jantung di Klinik Cleveland Abu Dhabi.

"Setiap diagnosis penyakit jantung menyebar dari pasien ke keluarga dan teman-teman mereka, secara alami menyebabkan banyak penderitaan bagi semua pihak,” tambahnya.

Survei tersebut juga menunjukkan 53 persen penduduk UEA tidak memeriksakan kesehatan jantung mereka selama lebih dari dua tahun.

Sementara 30 persen mengatakan mereka tidak pernah melakukannya.

Baca juga: Pesawat Uni Emirat Arab Terbangkan Bantuan Kemanusiaan Ketiga ke Afghanistan

“Sangat memprihatinkan, meskipun ada tekanan yang luar biasa dari penyakit jantung di komunitas kami," kata Ronney.

"Tingkat kesadaran sudah tinggi yang kami lihat, tetapi orang-orang masih enggan mengunjungi dokter," tambahnya.

"Mereka seharusnya mengambil langkah-langkah untuk mencegah penyakit jantung,” kata Ronney.

Studi lebih lanjut menunjukkan 15 persen responden tidak memiliki faktor risiko penyakit jantung.(*)

Baca juga: Uni Emirat Arab Wajibkan Penerima Vaksin Covid-19 Sinopharm Harus Vaksinasi Booster

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved