Breaking News
Senin, 20 April 2026

Berita Banda Aceh

Distanbun Aceh Bantu Bibit Bawang Merah & Pengembangannya untuk 7 Daerah Ini, 4 Daerah Sedang Panen

Chairil Anwar menyebutkan tujuh daerah yang mendapat program ini dari Distanbun Aceh tahun ini, yaitu Pidie 50 hektare, Pidie Jaya 17 hektare, Aceh Ut

Penulis: Herianto | Editor: Mursal Ismail
FOR SERAMBINEWS.COM
Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik menyemprot tanaman bawang di areal sawah di Gampong Pulo Blang, Kecamatan Simpang Tiga, Selasa (21/7/2020) 

Chairil Anwar menyebutkan tujuh daerah yang mendapat program ini dari Distanbun Aceh tahun ini, yaitu Pidie 50 hektare, Pidie Jaya 17 hektare, Aceh Utara 3 hektare, Bireuen 3 hektare, Bener Meriah 37 hektare.

Laporan Herianto | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dinas Pertanian dan Perkebunan atau Distanbun Aceh dalam tahun 2021 melakukan membantu bibit bawang merah dan pengembangannya untuk tujuh daerah di Aceh. 

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan atau Kadistanbun Aceh, Ir Cut Huzaimah MP, melalui Kabid Hortikultura, Ir Chairil Anwar MP, menyampaikan hal ini ketika menjawab Serambinews.com, Minggu (19/9/2021)

Chairil Anwar menyebutkan tujuh daerah yang mendapat program ini dari Distanbun Aceh tahun ini, yaitu Pidie 50 hektare, Pidie Jaya 17 hektare, Aceh Utara 3 hektare, Bireuen 3 hektare, Bener Meriah 37 hektare.

Kemudian Aceh Tengah 6 hektare dan Aceh Selatan 2 hektare.

"Dari tujuh daerah ini, empat daerah, yaitu Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, dan Bener Meriah, pada minggu ketiga bulan September 2021 ini, tanaman bawangnya sedang panen besar," kata Chairil Anwar. 

Oleh karena itu, kata Chairil Anwar, harga bawang merah saat ini anjlok menjadi Rp 17 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram.

Baca juga: Tim Unsam Langsa Perkenalkan Ke Petani Solar Dryer Dome Teknologi Untuk Pengering Bawang Merah 

Padahal, sebelum empat daerah ini panen, harganya masih berkisar Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram.

Chairil mengatakan jatuhnya harga bawang merah, seperti saat ini Rp 17 ribu hingga 20 ribu per kilogram, karena saat panen, petani langsung menjual banyak hasil panennya itu. 

Padahal kata Chairil, agar harga tak anjlok, petani bisa kompak agar tak menjual sekaligus hasil panen mereka itu, sehingga harga tak anjlok. 

"Misalnya seorang petani ada panen bawang merah 500 kilogram, kalau mau dijual untuk mendapatkan uang kontan, setengah dulu atau sekitar 250 kilogram saja.

Sisanya dijual dua minggu ke depan, sehingga harganya jadi lebih tinggi," kata Chairil.

Chairil mengatakan Distanbun Aceh hampir setiap tahun memprogramkan bantuan penyaluran bawang merah, untuk menstabilkan harga bawang merah agar tidak terlalu tinggi di pasaran.

“Makanya penyebaran bantuan bibit bawang merahnya di lakukan sampai tujuh daerah,”ujarnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved