Jumat, 10 April 2026

Internasional

Iran Buka Kembali Museum, Seusai Penutupan Setahun Lebih

Iran membuka kembali museum di Teheran dan kota-kota lain pada Minggu (19/9/2021). Pembukaan itu dilakukan setelah penutupan lebih dari setahun karen

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seorang pengunjung memperhatikan barang antik yang dipamerkan di salah satu museum Iran, MInggu (19/9/2021). 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Iran membuka kembali museum di Teheran dan kota-kota lain pada Minggu (19/9/2021).

Pembukaan itu dilakukan setelah penutupan lebih dari setahun karena pandemi Covid-19.

“Museum di Teheran dan kota-kota besar lainnya yang tidak lagi diberi kode merah," kata direktur museum Iran, Mohammad-Reza Kargar.

Dikatakan, risiko tertular virus Corona sangat tinggi telah berakhir, sehingga museum dibuka kembali.

“Wisatawan dan pengunjung dipersilakan untuk kembali mengamati langkah-langkah pencegahan Covid-19," ujarnya.

Sebuah negara dengan sejarah ribuan tahun, Iran memiliki banyak 746 museum, termasuk 170 di ibukota.

Baca juga: Amnesty International Kutuk Iran, 72 Tahanan Meninggal, Petugas Penjara Tak Dihukum

“Kami benar-benar senang, dan kami pikir orang-orang juga muak dengan tinggal di rumah, dan mengunjungi museum akan menenangkan hati mereka,” kata Kargar.

“Tentu saja kami memiliki protokol keselamatan, dan jumlah pengunjung akan tergantung pada ruang di situs kami sehingga masyarakat tetap aman dan sehat." tambahnya.

Kargar mengatakan hanya mahasiswa, peneliti, dan staf yang diizinkan masuk museum selama 14 bulan terakhir.

Museum-museum Iran menarik lebih dari 21 juta pengunjung pada tahun sebelum pecahnya Covid-19 yang memaksa ditutup pada Mei 2020.

Pada Minggu (19/9/2021), Museum Nasional Iran dengan koleksi harta karunnya yang luar biasa yang berasal dari zaman Perunggu dan Besi masih sepi.

Baca juga: Iran Bergabung dengan Badan Keamanan Asia Tengah, Dipimpin Rusia dan China

“Kami harus menunggu berita menyebar dan sekolah dibuka kembali agar orang-orang kembali,” jelas Firouzeh Sepidnameh, kepala koleksi pra-Islam museum.

Iran, negara yang paling terpukul di Timur Tengah, telah mengkonfirmasi lebih dari 5,4 juta kasus virus Corona.

Termasuk 117.000 kematian, menurut angka yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Iran pada Minggu (19/9/2021).

Dari populasi 83 juta, 29 juta orang Iran telah menerima dosis pertama vaksinasi dan hampir 14 juta telah sepenuhnya divaksinasi.(*)

Baca juga: Israel Terus Pantau Iran, Angkatan Laut Dikerahkan ke Laut Merah

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved