Breaking News:

Berita Aceh Utara

19 Nakes RSU Cut Meutia yang Terpapar Covid-19 Sembuh, 4 Lagi Masih Jalani Isolasi Mandiri

Meski ke-19 nakes ini sudah sembuh, tapi belum diizinkan masuk kerja, karena menunggu hasil swab yang kedua.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Taufik Hidayat
FOR SERAMBINEWS.COM
Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin MKes 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Dalam enam hari terakhir ini,19 tenaga kesehatan (nakes) di RSU Cut Meutia Aceh Utara yang sudah sembuh dari Corona Virus Disease 2019, (Covid-19) di Aceh Utara

Sehingga sekarang tersisa empat nakes lagi yang masih positif corona dan mereka masih menjalani isolasi mandiri

Sedangkan 19 nakes lainnya sudah sembuh, tapi belum diizinkan untuk masuk kerja, karena menunggu hasil swab yang kedua.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, sampai 14 September 2021 nakes yang menjalani isolasi mandiri mencapai 23 orang. 

Namun, berdasarkan penjelasan Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin MKes, jumlah nakes yang masih jalani isolasi mandiri empat orang. 

Sedangkan sisanya, 19 orang sudah sembuh. Namun, mereka belum masuk kerja, karena masih menunggu hasil swab yang kedua. 

“Nakes kita tinggal 4 orang lagi (yang jalani isolasi mandiri),” tulis Jalaluddin MKes, kepada Serambinews.com, Senin (20/9/2021). 

Baca juga: Vaksinasi di Pijay Rendah, 21.460 Warga Telah Divaksin dari Target 123.123 Orang, Wabup Buka Suara

Baca juga: Harga Emas di Lhokseumawe Hari Ini Turun, Berikut Rincian Harganya

Baca juga: Bawa 34,7 Kg Sabu dan Dijanjikan Uang Rp 100 Juta, Kurir Narkoba Terancam Hukuman Mati

Bahkan kata Jalaluddin, mereka sekarang sudah menjalani swab kembali pada Senin (20/9/2021) dan hasilnya diperkirakan akan diperoleh dua hari ke depan. 

Menurut Jalaluddin, terjadi penurunan kasus covid, bukan hanya pada nakes saja, tapi juga pada masyarakat. 

“Pasien covid yang dirawat pun terjadi penurunan yang sangat signifikan,” ujar Jalaluddin. 

Kemungkinan ini karena sudah banyak yang vaksin sehingga tumbuhnya herd immunity (kekebalan kelompok) lebih kuat. 

“Karena itu masyarakat jangan takut lagi untuk divaksin,” pungkas Jalaluddin.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved