Kamis, 4 Juni 2026

Internasional

Sudan Tutup Pintu Bagi Hamas, Seluruh Aset Pemberian Omar al-Bashir Disita

Pemerintah Sudan sudah menutup pintu bagi kelompok Hamas di Jalur Gaza, Palestina. Pihak berwenang Sudan menguasai kembali aset-aset menguntungkan

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Gedung Kedutaan Besar AS di Khartoum, Sudan 

Namun, anak perusahaannya yang menurut sumber intelijen Barat mencuci uang dan memperdagangkan mata uang untuk membiayai Hamas.

Hamzah dipenjara pada April 2021 selama 10 tahun atas tuduhan korupsi dan dikirim ke penjara Khartoum tempat Bashir ditahan.

Gugus tugas mengatakan dia memiliki aset senilai hingga $ 1,2 miliar atas namanya.

Pengacara Hamzah, yang juga mewakili Bashir, tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Jaringan kedua, senilai hingga $ 20 juta, berkisar pada penyiar Tayba dan badan amal terkait bernama Almishkat.

badan itu dijalankan oleh dua anggota Hamas yang mendapat kewarganegaraan dan mengumpulkan bisnis dan real estat.

Hal itu dikatakan oleh Maher Abouljokh, juru kunci yang dibawa untuk mengelola Tayba.

Saluran TV itu menyalurkan uang dari Teluk, mencuci jutaan dolar AS, dan memiliki hubungan yang jelas dengan Hamas, kata Abouljokh.

Dihubungi oleh Reuters, pejabat Hamas Sami Abu Zuhri membantah kelompok itu memiliki investasi di Sudan, tetapi mengakui dampak dari pergeseran politik Sudan.

“Sayangnya, ada beberapa tindakan yang melemahkan kehadiran gerakan Hamas di negara Sudan dan membatasi hubungan politik dengannya,” katanya.

Tahun lalu, Sudan putus asa untuk keluar dari daftar SST, prasyarat untuk keringanan utang dan dukungan dari pemberi pinjaman internasional.

Sudan terpaksa bergabung dengan UEA, Bahrain dan Maroko untuk menormalkan hubungan dengan Israel.

Meskipun telah bergerak perlahan untuk mengimplementasikan kesepakatan.

Seorang mantan diplomat AS yang bekerja di Sudan di bawah pemerintahan Trump mengatakan penutupan jaringan Hamas adalah fokus dalam negosiasi dengan Khartoum.

"Kami mendorong pintu yang terbuka," katanya.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved