Breaking News:

Berita Pidie

Perampokan Modus Pura-pura Minta Tolong di Pidie Hingga Penikaman Hanya 1 Pelaku, Satu tak Terlibat

Data sebelumnya, R bersama remaja BTR bin M Taib (25) warga Gampong Simpang Beuracan, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, diduga melakukan pencurian seped

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Mursal Ismail
FOR SERAMBINEWS.COM      
Remaja berinisial R saat diambil keterangan oleh polisi. Ternyata ia tak terlibat dalam kasus perampokan sepmor di Pidie, sehingga ia dikembalikan kepada keluarganya. Perampokan modus pura-pura minta tolong itu hanya dilakukan seorang tersangka lainnya berinisial BTR. 

Data sebelumnya, R bersama remaja BTR bin M Taib (25) warga Gampong Simpang Beuracan, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, diduga melakukan pencurian sepeda motor (sepmor) dengan kekerasan di kawasan Air Terjun Krueng Meriam, Kecamatan Tangse, Pidie, Jumat (24/9/2021).

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Satuan Reskrim Polres Pidie berhasil mengamankan remaja R (21) di Gampong Gle Bruek, Kecamatan Lhong, Aceh Besar, Minggu (26/9/2021) pukul 03.00 WIB, dini hari.

Awalnya, tertulis R berusia (25) asal Kabupaten Aceh Jaya.

Data sebelumnya, R bersama remaja BTR bin M Taib (25) warga Gampong Simpang Beuracan, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, diduga melakukan pencurian sepeda motor (sepmor) dengan kekerasan di kawasan Air Terjun Krueng Meriam, Kecamatan Tangse, Pidie, Jumat (24/9/2021).

Target pelaku BTR adalah sepmor Vixion milik Zubair bin Tgk Razali (24) warga Dusun Baro, Gampong Mane, Kecamatan Mane Pidie, yang tak lain adalah teman pelaku. 

Modus operandi, pelaku BTR berpura-pura minta tolong pada Zubair untuk diantar ke Air Terjun Krueng Meriam

Tapi, sesampai di air terjun, pelaku menikam Zubair untuk bisa mengambil sepmor. Penikaman itu mengenai wajah dan kepala remaja itu.

Baca juga: Polisi Masih Dalami Kasus Perampokan Agen BRILink di Langsa

Aksi pelaku terpantau warga, sehingga warga memberikan pertolongan sekaligus menghajar pelaku.

"R bekerja sebagai tukang kayu sempat kita amankan di Gampong Gle Bruek, Aceh Besar," kata Kapolres Pidie, AKBP Padli SIK MH, melalui Kasat Reskrim, Iptu Muhammad Rizal SE MH, kepada Serambinews.com, Minggu (26/9/2021).

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan polisi, pada Jumat (24/9/2021), remaja R bekerja mengantar kayu olahan ke kebun Bupati Aceh Besar di Kota Jantho sekitar pukul 14.30 WIB hingga 19.00 WIB.

R bekerja mengantar kayu bersama rekannya Z.

"Dari keterangan Z bahwa R bekerja sebagai pengantar kayu olahan," jelasnya.

Namun, kata Muhammad Rizal, tersangka BTR sempat diboyong ke Polsek Ingin Jaya, Aceh Besar guna diperiksa di polsek tersebut.

Baca juga: DPO Kasus Perampokan Toke Sawit di Nagan Raya Masih Diburu, Berkas Tiga Pelaku Terus Dikebut

Baca juga: Polda Aceh Limpahkan Berkas Kasus Perampokan Truk Rokok ke Kejari Aceh Besar, Tersangka 7 Orang

Di Polsek Ingin Jaya, tersangka BTR mengakui melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan pada, Jumat (24/09/2021) dilakukan sendiri tanpa terlibat pihak lain.

Bahkan, dalam video dikirim Polres Pidie, bahwa tersangka BTR mengakui tidak melibatkan R dalam melakukan aksi kejahatannya. Dan, tersangka minta maaf karena menyeret nama R dalam aksi kejahatannya.

Tersangka melibatkan remaja R, karena tersangka benci kepada R.

"Tersangka benci kepada R, lantaran tidak bersedia meminjamkan uang untuk tersangka," jelasnya.

Ia mengatakan, polisi telah mengembalikan remaja R kepada keluarganya di Aceh Besar, yang turut disaksikan teman R adalah Z. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved