Breaking News:

Internasional

Presiden Palestina Ancam Cabut Pengakuan Israel, Yahudi Tuduh Palestina Tolak Berdamai

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menuduh Israel menghancurkan solusi dua negara. Menurutnya, tindakan Israel telah membuat warga Palestina menuntut

Editor: M Nur Pakar
AP
Presiden Palestina Mahmoud Abbas 

SERAMBINEWS.COM, RAMALLAH - Presiden Palestina Mahmoud Abbas menuduh Israel menghancurkan solusi dua negara.

Menurutnya, tindakan Israel telah membuat warga Palestina menuntut persamaan hak dalam satu negara dwinegara yang terdiri dari Israel, Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Berbicara di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui tautan video dari Tepi Barat, Abbas mendesak dunia bertindak menyelamatkan formula dua negara.

Dikatakan, solusi itu telah menjadi landasan diplomasi bagi konflik Israel-Palestina selama beberapa dekade.

Abbas mengatakan Israel menghancurkan penyelesaian politik solusi dua negara melalui permukimannya di tanah Tepi Barat yang direbutnya dalam perang Timur Tengah 1967.

Sebagian besar negara memandang permukiman itu ilegal, posisi yang disengketakan Israel.

Baca juga: 80 Persen Warga Palestina Inginkan Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Abbas mengancam akan mencabut pengakuan Palestina atas Israel jika tidak menarik diri dari Tepi Barat, Gaza dan Jerusalem Timur dalam waktu satu tahun.

"Jika ini tidak tercapai, mengapa mempertahankan pengakuan Israel berdasarkan perbatasan 1967? Mengapa mempertahankan pengakuan ini?" tanya Abbas.

Gilad Erdan, Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat, mengecam komentar Abbas yang berusia 85 tahun, menuduh Palestina menolak perdamaian dengan Israel.

"Pidato Abu Mazen (Abbas) penuh dengan kebohongan," tulisnya di Twitter, seperti dilansir AP, Minggu (26/9/2021).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved