Impian Muhammad Kurniadi Menikah pada Desember 2021 Pupus, Jenazah Disambut Isak Tangis Keluarga
Rencananya Muhammad Kurniadi Sutio akan menikah dengan wanita tunangannya pada Desember 2021.
Penulis: Faisal Zamzami | Editor: Faisal Zamzami
Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, jenazah Adi akan tiba di Aceh Tamiang pada Senin (27/9/2021).
Sejauh ini rencananya pemakaman akan dilakukan di taman pemukiman keluarga.
"Dia pernah berwasiat, kalau meninggal kuburkan di dekat kuburan Atok, persis di kaki Atok," timpal Zakisyah.
Muhammad Kurniadi Sutio, anggota Brimob asal Aceh ini bertugas di Papua sejak 2020.
Dia gugur dalam baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Minggu (26/9/2021) pagi.
Anggota Brimob kelahiran 10 Juli 1998 ini berasal dari Desa Johar Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh.
Diketahui, Kurniadi merupakan anggota peleton 5 Kompi 3 Batalyon C Resimen II Pasukan Pelopor Kadunghalang Bogor.
Kurnadi menyelesaikan pendidikan Brimob pada 2019.
Dua bulan setelah masuk kesatuan pada Mei 2020, dia ditugaskan dalam Operasi Nemangkawi 2020 sejak 1 Juli 2020 hingga 28 Februari 2021.
Kurniadi kembali mendapat penugasan dalam Operasi Nemangkawi 2021 terhitung mulai 1 Juli 2021 hingga kemudian gugur dalam insiden baku tembak di Distrik Kiwirok, Papua.
Baca juga: Pimpinan KKB Papua Pecatan TNI AD Meninggal di RS, Senat Soll Dilumpuhkan Karena Melawan
Baca juga: Detik-detik Baku Tembak dengan KKB di Kiwirok Papua, Muhammad Kurniadi Brimob Asal Aceh Gugur
Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah
Jenazah Bharatu Anumerta Muhammad Kurniadi Sutio tiba di rumah orangtuanya di Johar, Karangbaru, Aceh Tamiang, Senin (27/9/2021) sekira pukul 10.50 WIB.
Pemulangan jenazah ini dilakukan dengan pengawalan dari pihak kepolisian sejak dari Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara hingga ke rumah orangtuanya.
Isak tangis keluarga pun langsung pecah ketika peti jenazah dikeluarkan dari ambulans.
Abang kandung korban, Praka Rahmat Syahputra yang bertugas di Yon 413 Kostrad Solo juga tidak bisa membendung tangisnya.