Breaking News:

Berita Langsa

Wakil Wali Kota Langsa Buka Pelatihan Kader Ulama

Wakil Wali Kota Langsa Dr H Marzuki Hamid, MM, Senin (27/9/2021) membuka Pelatihan Kader Ulama (PKU) ke-4 yang digelar Majelis Permusyawaratan Ulama

Penulis: Zubir | Editor: Muhammad Hadi
Foto Humas Pemko Langsa
Wakil Wali Kota Langsa Dr H Marzuki Hamid MM mengalungkan tanda peserta kader ulama kepada salah satu peserta, Senin (27/9/2021) saat membuka Pelatihan Kader Ulama (PKU) ke-4 yang digelar Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Langsa, di hotel Verla Inn Kota Langsa. 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Wakil Wali Kota Langsa Dr H Marzuki Hamid, MM, Senin (27/9/2021) membuka Pelatihan Kader Ulama (PKU) ke-4 yang digelar Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Langsa, di hotel Verla Inn Kota Langsa.

Wakil Wali Kota, H Marzuki Hamid, dalam sambutannya, menyambut baik kegiatan pelatihan kader ulama.

Kegiatan ini tentunya sejalan dengan perkembangan tugas-tugas penyelenggaraan keorganisasian dan pembangunan. 

Maka, MPU senantiasa berupaya meningkatkan mutu para kadernya melalui pendidikan dan pelatihan sesuai dengan dinamika pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Agen Judi Online di Pidie Ditangkap, 18 B Chip dan Uang Disita Polisi, 24 B Sudah Dijual

Menurutnya, konsiderasi adalah konsep ulama berpegang kepada amar makruf nahi mungkar dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Hal itu telah banyak membantu kondusifitas negara dan membangun bangsa Indonesia menuju manusia yang memiliki peradaban. 

Dari konsep dasar seperti itu, maka negara dalam hal ini pemerintah baik di tingkat pusat sampai pemerintah gampong merasa perlu untuk tidak menempatkan ulama pada posisi objek dalam pembangunan. 

"Akan tetapi agak harus berusaha menempatkan ulama sebagai mitra pemerintah dalam mengisi pembangunan Indonesia," seutuhnya.

Dia menambahkan, kemajuan organisasi tidak terlepas dari penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk didalamnya informasi yang mampu mengakses informasi bagi anggota organisasi. 

Kemudian kader ulama jangan sampai gaptek (gagap teknologi) kemajuan teknologi harus mampu dimanfaatkan oleh kader ulama dalam menyikapi perkembangan abad digitalisasi.

Baca juga: Ulama Langsa Sampaikan Terima Kasih kepada Kapolda karena Berantas Judi Online

Peserta pelatihan kader ulama ini harus mampu berdiri di garda terdepan melawan berita bohong atau hoaks baik di media sosial maupun ditengah-tengah masyarakat. 

"Pada zaman Rasulullah Saw, berita bohong adalah hadits palsu yang sengaja dibuat untuk menciptakan perpecahan," jelasnya

Ketua MPU kota Langsa, Tgk. H. Salahuddin, S.Ud, menjelaskan kegiatan Pelatihan Kader Ulama merupakan kegiatan rutin dan pokok yang diamanahkan oleh Qanun Nomor 2 Tahun 2009 tentang MPU. 

"Sebelumnya peserta yang mendaftar ada 31 orang yang berasal dari berbagai Dayah di kota Langsa. Namun yang dinyatakan lulus seleksi 20 orang," tutup Tgk. Salahuddin. (*)

Baca juga: Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah Putra Aceh yang Gugur di Papua

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved