Vaksinasi
Terkait Insiden di PPI Ujung Serangga, Ketua NU Abdya Minta Warga tak Takut Divaksin, Ini Alasannya
Menurutnya jika ada masyarakat yang merasa keberatan untuk divaksin, haruslah disampaikan dengan bijak kepada petugas, jangan menimbulkan konflik, apa
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Rahmat Saputra Aceh I Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Ketua Tanfidziyah NU Abdya Tgk Junaidi Abdullah SPd meminta agar masyarakat tidak takut untuk divaksin.
Hal tersebut disampaikan Tgk Junaidi Abdullah terkait peristiwa kericuhan di lokasi vaksinasi PPI Ujung Serangga, Kecamatan Susoh, Selasa (28/9/2021) pagi.
“Mencegah lebih baik dari mengobati, dan vaksin ini upaya dari mencegah penularan virus, dan saya sudah divaksin, Alhamdulillah tidak ada apa-apa,” kata Ketua Tanfidziyah NU Abdya, Tgk Junaidi Abdullah SPd.
Menurutnya jika ada masyarakat yang merasa keberatan untuk divaksin, haruslah disampaikan dengan bijak kepada petugas, jangan menimbulkan konflik, apalagi sampai melukai petugas.
• Ratusan Dosis Vaksin Rusak Diamuk Massa, Petugas Vaksinasi Lari, Ini Penjelasan Kapolres Abdya
“Tentu kejadian ini tidak kita inginkan, dan sangat kita sesalkan, dan saya berharap peristiwa seperti ini tidak terulang lagi,” pinta Tgk Junaidi yang juga Sekretaris MPU Abdya.
Karena, sebutnya, sebaik-baik manusia adalah bermanfaat bagi orang lain, dan vaksinasi yang digencarkan oleh pemerintah adalah sebuah upaya pemerintah melindungi masyarakat terhindar dari penyakit.
“Khairunnas anfa'uhum linnas, ketika kita sudah divaksin, secara otomatis kita sudah bermanfaat bagi orang lain. Apa manfaatnya? kita sudah berusaha agar keluarga, teman dan lingkungan kita, tidak tertular penyakit,” ungkapnya.
• VIDEO Ratusan Nelayan dan Pedagang Ikan Abdya Bubarkan Petugas Vaksinasi
Untuk itu, ia meminta ke depan para petugas harus gencar melakukan sosialisasi dan edukasi dengan cara humanis, sehingga vaksinasi bisa diterima oleh masyarakat.
Seperti diberitakan sebelumya, ratusan warga membubarkan paksa petugas vaksinasi di PPI Ujung Serangga, Kecamatan Susoh.
Informasi yang diperoleh Serambinews.com, pembubaran paksa oleh para nelayan dan pedangan ikan itu terjadi sekira Pukul 8.30 WIB.
Isiden yang berlangsung beberapa menit itu, mengakibatkan seorang petugas, mengalami luka memar di kaki kanannya, dan beberapa fasilitas vaksinasi dan dosis vaksin rusak dan tidak bisa digunakan.
Para pedagang ikan (muge eungkot) merasa kesal dan marah, atas pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan di PPI Ujung Serangga Susoh.
Mereka merasa, pasca pelaksanaan vaksinasi yang sudah berlangsung beberapa hari di PPI Ujung Serangga Susoh itu, ikan dagangan mereka menjadi sepi pembeli.
“Akibat ada petugas vaksin itu, warga takut datang ke PPI Ujung Serangga, dan ikan mereka tidak habis terjual,” ujar Syahril salah seorang warga Susoh kepada Serambinews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ratusan-nelayan-dan-pedagang-ikan-abdya-bubarkan-petugas-vaksinasi.jpg)