Breaking News:

Berita Banda Aceh

Kuliah Umum Prodi PAI UIN Ar-Raniry, Mahasiswa Baru Diingatkan Jangan Lalai dengan Game

Mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh diingatkan agar tidak lalai di keude kopi dan menyia-nyiakan waktu belajar

Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
kuliah umum (studium general) bagi ratuasan mahasiswa baru Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry, Senin, 27 September 2021 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH  – Mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh diingatkan agar tidak lalai di keude kopi dan menyia-nyiakan waktu belajar.

Di luar waktu perkuliahan mahasiwa diharapkan dapat menggunakan waktunya untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat.

Harapan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Dr Silahuddin, M.Ag yang menjadi salah satu narasumber dalam kuliah umum (studium general) bagi ratuasan mahasiswa baru Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry, Senin, 27 September 2021.

Dalam kuliah umum untuk yang dibuka oleh Dekan FTK Dr. Muslim Razali ini, Silahuddin menyampaikan materi dengan tema “Mahasiswa PAI: Organisasi, Skill dan Tantangan dunia kerja era 4.0”.

“Sepulang kuliah kemana waktu digunakan. Sisa waktu lain untuk apa dimanfaatkan. Jangan sampai duduk di keude kopi berjam-jam, main judi game chop domino, nonton video berjam-jam.

Itu ciri-ciri mahasiswa yang masa depannya akan suram, “ ujar Silahuddin sebagaimana disampaikan moderator acara, Dr. Teuku Zulkhairi, MA melalui siaran pers kepada media.

Baca juga: Agen Judi Online di Pidie Ditangkap, 18 B Chip dan Uang Disita Polisi, 24 B Sudah Dijual

Silahuddin yang juga dosen UIN Ar-Raniry ini juga menegaskan bahwa yang diangkat derajatnya oleh Allah adalah mereka yang beriman dan juga berilmu sekaligus.

Tidak cukup dengan hanya salah satunya yang diangkat derajatnya oleh Allah. Jadi mahasiswa harus terus mencari ilmu disamping memperkuat keimanannya.

Oleh sebab itu, katanya menambahkan, mahasiswa bisa menambah pengetahuan di organisasi, tentang cara menyelesiakan masalah. Jadi mahasiswa itu singkat sekali sehingga sekali membekali diri dengan keterampilan.

Pemateri sebelumnya, Dr. Jejen Musfah, MA yang merupakan Wakil Sekjen PB PGRI juga menyampaikan bahwa tanpa mengetahui tujuan yang jelas atau tujuan akhir, maka mahasiswa akan menjalani kuliah apa adanya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved