Berita Bireuen

IRT Asal Bireuen Jadi Korban Pemukulan OTK Saat Masuk Rumah, Uang Rp 200 Ribu Hasil Upahan Raib

Zuryani dipukul dari belakang oleh pelaku yang belum teridentifikasi saat hendak masuk ke dalam rumahnya usai memasak air.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Seorang ibu rumah tangga warga Jangka, Bireuen menjadi korban pemukulan atau perampokan OTK sehingga harus dilarikan ke Puskesmas Jangka. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Seorang ibu rumah tangga (IRT) yang merupakan warga miskin di Desa Pulo Pineung, Meunasah Dua, Kecamatan Jangka, Bireuen bernama Zuryani (53), sekitar pukul 19.00 WIB, Selasa (28/9/2021), jadi korban pemukulan orang tidak dikenal (OTK).

Zuryani dipukul dari belakang oleh pelaku yang belum teridentifikasi saat hendak masuk ke dalam rumahnya usai memasak air.

Korban yang jatuh pingsan kemudian dibawa ke Puskesmas Jangka, lalu dirujuk ke RSUD dr Fauziah Bireuen karena mengalami luka parah di bagian pipi dan bahunya patah.

Informasi diperoleh Serambinews.com dari salah seorang keluarga dekat menyebutkan, saat itu korban baru saja pulang dari sawah sebagai pekerja upahan menanam padi di sawah milik orang lain.

Setiba di rumah menjelang Magrib, korban memasak air di dapur kayu yang terletak di luar rumah.

Setelah memasak air dan mandi untuk melaksanakan Shalat Magrib, saat hendak masuk ke rumah melalui pintu belakang, tiba tiba ada yang memukul dari belakang.

Baca juga: IRT Penemu Kerangka Mayat di Bireuen Merasa Ada yang Minta Tolong, Identitas Korban belum Terungkap

Mendapat serangan tiba-tiba itu, korban langsung berteriak minta tolong dan kemudian korban tidak sadarkan diri.
Sejumlah warga segera membantu dan membawanya ke Puskesmas Jangka.

Uang hasil upahan menanam padi sebesar Rp 200 ribu, di dalam kantong celana korban
hilang.

Setelah mendapat penanganan di Puskesmas Jangka, korban terpaksa dirujuk ke RSUD dr Fauziah Bireuen.

“Saat kejadian, suaminya bernama Abdullah sudah pergi Shalat Magrib ke masjid setempat, sedangkan anaknya ada yang sudah berkeluarga dan tidak bersama mereka lagi,” ujar salah seorang keluarganya. 

Korban saat ini masih dalam penanganan medis di RSUD dr Fauziah Bireuen dan belum menjalani operasi.
Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja, SIK, MH melalui Kasat Reskrim, AKP Arief Sukmo Wibowo, SIK didampingi Kapolsek Jangka, Iptu M Thahar, SH kepada Serambinews.com, Kamis (30/9/2021), mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (28/9/2021).

Baca juga: VIDEO Seorang IRT di Bireuen Temukan Kerangka Manusia Tertutup Daun Kelapa Kering

Saat itu korban hendak masuk ke dalam rumah usai memasak air, tiba-tiba ada orang datang dan memukul korban dengan kayu di bagian belakang.

Menjawab Serambinews.com apakah kasus tersebut pemukulan atau perampokan, Kapolsek Jangka belum dapat memastikan, namun informasinya uang hasil upahan di sawah hilang.

Ditambahkan Kapolsek, saat kejadian tidak ada yang melihat, sedangkan suaminya sudah pergi ke masjid untuk Shalat Magrib,

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved