5 Fakta Senjata AK-47, Diciptakan Jenderal Rusia Mikhail Kalashnikov hingga Digunakan Seluruh Dunia
Senapan serbu ini pertama kali lahir dari tangan mantan komandan perang, yaitu Mikhail Timofeyevich Kalashnikov Senapan ini dikenal punya desain yang
AK-47 juga telah dimanfaatkan oleh organisasi kejahatan dan teroris.
4. Mikhail Kalashnikov merasa berdosa
Mikhail Kalashnikov mengaku menanggung beban dosa selama hidupnya.
Menjelang akhir hayatnya, Kalashnikov yang menganut Kristen Ortodoks mengaku takut berdosa atas kematian semua orang yang diakibatkan senjata ciptaannya itu.
Sebelum meninggal, dia menulis surat yang berisi penyesalannya karena telah menciptakan senjata tersebut.
Ribuan nyawa melayang berkat penciptaan senjata serbu pertama tersebut.
Surat yang diketik di atas kertas surat pribadi Kalashnikov tersebut ditandangani langsung pria yang menyebut dirinya "budak" Tuhan itu.
Sekretaris Pers Patriakh Kirill, Alexander Volkov mengatakan, Gereja Ortodoks Rusia memang telah menerima surat dari Kalashnikov itu dan sudah membalasnya secara pribadi.
Kalashnikov, yang pemakamannya dihadiri Presiden Vladimir Putin, menciptakan sebuah senapan serbu yang sederhana dan terbukti tangguh saat digunakan Tentara Merah.
Kini, AK-47 merupakan senjata serbu yang paling banyak diproduksi di dunia secara legal maupun ilegal.
5. Dijual relatif murah
Senjata Kalashnikov memang simpel.
Beratnya pada awal sekitar 4,3 kilogram. Namun, kini dibuat versi dengan berat hanya 3,6 kilogram.
Itu sebabnya banyak anak-anak anggota kelompok bersenjata dengan enteng menyandang AK-47.
Harga AK-47 juga relatif murah, bisa diperoleh dengan 125 dollar AS atau Rp 1,25 juta di pasar gelap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mikhail-kalashnikov-adalah-jenderal-rusia-yang-menciptakan-senapan-serbu-jenis-ak-47.jpg)