5 Fakta Senjata AK-47, Diciptakan Jenderal Rusia Mikhail Kalashnikov hingga Digunakan Seluruh Dunia
Senapan serbu ini pertama kali lahir dari tangan mantan komandan perang, yaitu Mikhail Timofeyevich Kalashnikov Senapan ini dikenal punya desain yang
Dia ditugaskan di bagian produksi senjata.
Baca juga: Lagi, 2 Anggota Polisi Tertembak dalam Kontak Senjata dengan KKB Papua di Distrik Kiwirok
Baca juga: Pemasok Senjata Untuk KKB Papua Ditangkap Polisi, Pelaku Oknum ASN Pemkab Yahukimo
2. Nama AK-47
Senjata ini dinamakan "AK-47" yang merupakan akronim dari "Avtomat Kalashnikova".
Nama ini merujuk pada Kalashnikov, yang merupakan desainer senjata api itu.
Sedangkan 47 merujuk tahun 1947, saat kantor teknis di Kovrov, sebuah kota di sebelah timur Moskow, menyelesaikan prototipe senjata ini.
Senapan ini mempunyai ukuran kecil dengan jangkauan yang pendek.
Peluru yang digunakan adalah kaliber 7,62 x 39 mm.
Banyak anggapan bahwa senapan ini hampir mirip dengan senapan StG44 buatan Jerman. Namun, Kalashnikov menampiknya.
3. Banyak digunakan di seluruh dunia
Karena mudah diproduksi, banyak negara yang mengembangkan senjata AK-47 setelah mendapatkan lisensi pembuatan.
AK-48 menjadi dasar berbagai senjata derivatif seperti Finlandia Rk 62, Galil Israel, dan Cina Norinco Tipe 86S.
Pada periode 1970-an, keluarga senjata AK-47 tetap digunakan militer secara luas dengan negara-negara lain.
Karena senjata itu mudah dipelajari, dioperasikan, dan diperbaiki, AK-47 dianggap alat yang efektif untuk tentara non-profesional dan kelompok milisi.
Selain militer profesional, AK-47 telah dimanfaatkan oleh berbagai kelompok perlawanan dan revolusioner.
Termasuk Viet Cong, milisi Sandinista di Nikaragua, dan kelompok Taliban di Afghanistan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mikhail-kalashnikov-adalah-jenderal-rusia-yang-menciptakan-senapan-serbu-jenis-ak-47.jpg)