Breaking News:

Berita Aceh Timur

Beram Jalan Kota Idi Semrawut, Akibat Tumpukan Material Bekas Penggalian Pipa Gas belum Dibersihkan

Beram jalan kawasan kota Idi, Aceh Timur, jadi semrawut akibat tumpukan material bekas penggalian pemasangan pipa jaringan gas rumah tangga

Penulis: Seni Hendri | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Beram jalan kawasan Kota Idi, Aceh Timur, jadi semrawut akibat tumpukan material bekas penggalian pemasangan pipa jaringan gas rumah tangga yang belum dibersihkan 

Laporan Seni Hendri Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Beram jalan kawasan kota Idi, Aceh Timur, jadi semrawut akibat tumpukan material bekas penggalian pemasangan pipa jaringan gas rumah tangga yang belum dibersihkan.

Usman salah seorang warga yang menempati ruko di tepi jalan nasional Banda Aceh - Medan, tepatnya di Desa Tanoh Anoe, kepada Serambinews.com, Minggu (3/10/2021) mengaku tidak hanya pemilik ruko yang mengeluhkan tumpukan material bekas penggalian pipa jaringan gas rumah tangga.

Tapi juga warga di desa desa dalam wilayah Kecamatan Idi Rayeuk, yang terdapat penggalian untuk pemasangan pipa gas.

Baca juga: Pertama Dalam Sejarah, Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Tembus Rp 2 Ribu Per Kilo di Aceh Singkil 

"Yang dikeluhkan warga bukan pekerjaannya, tapi material bekas pekerjaan tidak dibersihkan seperti semula.

Sehingga warga yang tinggal di ruko tepi jalan, yang memiliki mobil kesulitan untuk memakirkan mobil ke teras ruko," jelas Usman.

"Pekerja pemasangan pipa jaringan gas ini terkesan tidak bertanggung jawab, pasca pemasangan pipa gas, material bekas penggalian dibiarkan menumpuk di Beram jalan sehingga Beram jalan tampak sangat semrawut," ungkap Usman.

Baca juga: Sebelum Akhiri Hidup, Nelayan Pidie Tulis Surat Berisi Rentenir dan Mohon Ampun

Mewakili warga, Usman berharap pihak rekanan agar bertanggung jawab membersihkan material bekas penggalian pemasangan pipa jaringan gas seperti semula, baik tumpukan material bekas penggalian yang berada di pinggir jalan nasional.

Seperti di Depan Masjid Tanoh Anoe, agar warga yang beribadah mudah memarkirkan kendaraannya.

Maupun lubang-lubang bekas penggalian pipa gas di desa desa agar ditutup rapi seperti semula agar tidak menyebabkan kecelakaan bagi pengguna kendaraan seperti yang pernah dialami beberapa pengendara selama ini. (*)

Baca juga: Harga Emas Per Mayam di Lhokseumawe, Berikut Harga Emas Hari Ini, Minggu (3/10/2021)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved