Jumat, 12 Juni 2026

Sekda Aceh Sosialisasi Manfaat Vaksin

Bertemu Pimpinan Dayah di Pendopo Wali Kota Langsa, Sekda Aceh Sampaikan Pentingnya Vaksin

"Sehingga jika ada virus corona yang masuk ke dalam tubuh melalui mulut dan hidung, ada yang melawannya yaitu cairan vaksin yang telah disuntikkan...

Tayang:
Penulis: Zubir | Editor: Eddy Fitriadi
Foto Humas Pemko Langsa
Sekda Aceh, dr Taqwallah MKes didampingi Wali Kota, Usman Abdullah SE, Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH, saat mengadakan pertemuan dengan pimpinan dayah dan pasantren di Pendopo. 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Sekda Aceh, dr Taqwallah MKes, Senin (4/10/2021) melakukan sosialisasi manfaat vaksin Covid-19 kepada Pimpinan Pesantren dan Dayah dalam wilayah Kota Langsa.

Acara ini berlangsung di Pendopo Wali Kota Langsa dan dihadiri Wali Kota, Usman Abdullah SE, Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH, Sekdako, Ir Said Mahdum Majid, Forkopimda, sejumlah Kepala SKPA, serta para pimpinan dayah.

Sekda Aceh, dr Taqwallah MKes mengatakan, kedatangannya ini melakukan sosialisasi atau memberikan pemahaman tentang vaksin kepada Pimpinan Pesantren dan Dayah di seluruh Aceh.

Tujuannya untuk percepatan program nasional dalam rangka peningkatan imunitas tubuh para santri terhadap ancaman penularan wabah covid-19.

Menurutnya, virus corona ditularkan dari manusia ke manusia. Untuk mengurangi perkembangbiakan virus ini di sebuah lingkungan, harus dilakukan vaksin agar daya tahan tubuh meningkat.

"Sehingga jika ada virus corona yang masuk ke dalam tubuh melalui mulut dan hidung, ada yang melawannya yaitu cairan vaksin yang telah disuntikkan ke dalam tubuh kita," ujarnya.

Ditambahkan Sekda Aceh, hal ini adalah sebuah pengetahuan yang perlu disampaikan kepada para pimpinan Pesantren dan Dayah di Aceh, agar mereka mau menerima pelaksanaan kegiatan vaksinasi kepada para santri di lingkungan psantren dan dayah.

Masyarakat yang sudah divaksin, otomatis imunitas atau kekebalan tubuh terhadap serangan virus corona menjadi naik (tinggi). 

"Walaupun sakit karena terpapar virus corona, namun sakitnya tidak begitu parah, setelah minum obat anti covid-19 dan vitamin, serta istrahat yang cukup, Insya Allah ataa izin Allah tubuh akan kembali sehat," katanya.

Sementara orang yang belum divaksin covid-19 apabila terserang  virus corona, tubuhnya menjadi lemas, terjadi demam tinggi, serta disertai susah bernapas.

Karena virus corona yang masuk ke dalam tubuh, menyerang paru-paru. Itulah yang menyebabkan seseorang terpapar wabah corona itu sulit bernapas.

"Pengalaman orang yang telah sembuh dari penyakit akibat covid 19, mereka merasakan jika bernapas seperti orang tenggelam dalam laut, tanpa menggunakan oksigen pernapasan, begitu sakitnya," paparnya.

Sementara itu, rinci Tagwallah,  di Aceh persentase vaksinasi penduduknya masih rendah, makanya perlu ditingkatkan, dengan melakukan sosialisasi manfaat vaksin bagi tubuh.

Sosiasisasi dilakukan kepada kepala sekolah dan pimpinan psantren/dayah, agar imunitas lingkungan sekolah, pesantren dan dayah di satu daerah menjadi kuat terhadap ancaman penularan covid- 19.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved