Breaking News:

PON Papua 2021

Ketua Umum Wushu Aceh Serahkan Bonus Rp 20 Juta untuk Rahmad Peraih Medali Perunggu PON Papua 2021

"Alhamdulillah, sekeping perunggu ini cukup bersejarah. Ia jadi catatan manis bagi Wushu Aceh selama tiga kali ikut PON," ujar dia, Senin (4/10/2021).

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
For Serambinews.com/Dok Wushu Aceh
Ketua umum Wushu Aceh, Kennedi Husein (kanan) foto bersama peraih medali perunggu, Rahmad Dwi Kurniawan (kiri), Minggu (3/10/2021). 

Laporan Imran Thaib | Marauke

SERAMBINEWS.COM, MERAUKE – Rahmad Dwi Kurniawan, atlet Wushu Aceh yang bertarung di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 berhasil meraih medali perunggu, Minggu (3/10/2021).

Ini merupakan medali pertama sejak Aceh menurunkan atlet di cabang Wushu PON.

Keberhasilan Rahmad mendulang perunggu pertama untuk Wushu Aceh membuat Ketua Umum Wushu Aceh, Kennedi Husein bangga.

Oleh karena itu, Kennedi Husein pun menyerahkan bonus Rp 20 Juta kepada Rahmad Dwi Kurniawan.

Suasana pertunjukan pesta kembang api saat pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, pada Sabtu (2/10/2021) malam (atas).
Suasana pertunjukan pesta kembang api saat pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, pada Sabtu (2/10/2021) malam (atas). (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Pemberian bonus itu sebagai penghargaan atas keberhasilan merebut medali perunggu di arena PON XX Papua.

Kennedi menyebutkan, dirinya bersyukur atas raihan medali cabang Wushu di PON XX Papua 2021.

"Alhamdulillah, sekeping perunggu ini cukup bersejarah. Ia jadi catatan manis bagi Wushu Aceh selama tiga kali ikut PON," ujar dia, Senin (4/10/2021).

Baca juga: Pesta Meriah di Ujung Timur Indonesia, Defile Tanah Rencong Pertama Lewati Presiden di PON Papua

Baca juga: Usai Hadiri Pembukaan PON, Wali Nanggroe Malik Mahmud Bertemu Majelis Rakyat Papua, Ini yang Dibahas

Dia menyebutkan, pada PON XX Papua 2021, Wushu Aceh hanya meloloskan dua atlet.

Keduanya turun di nomor Sanda Putra.

Selain Rahmad yang turun di nomor 70 kg, ada Kahawitan Fitriadi yang turun di kelas 75 kg.

Keduanya didampingi dua pelatih, yakni Eko Juned dan Hanafiah Usman.

"Terima kasih atas kerja keras para atlet dan pelatih. Mereka sudah bekerja keras. Kami juga mengucapkan terima kasih banyak atlet dan pelatih," ungkap Kennedi.

Atas torehan sejarah dan prestasi itu, Kennedi langsung memberikan bonus Rp 20 juta kepada Rahmad.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved