Breaking News:

Produk Kreatif

104 Sekolah Menengah di Banda Aceh & Aceh Tampilkan Produk Unggulan di Bazaar Produk Kreatif

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM didampingi Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Banda Aceh dan Aceh Besar, Mohd Iqbal, AR, ST

Penulis: Misran Asri | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/MISRAN ASRI
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Banda Aceh dan Aceh Besar, Mohd Iqbal, membeli produk pertanian yang ditampilkan pada bazaar SMK/SMK/SLB Banda Aceh dan Aceh Besar yang dipusatkan di pelataran parkir Kantor Cabang Dinas Pendidikan Banda Aceh dan Aceh Besar, kawasan Lamlagang, Banda Aceh, Selasa (5/10/2021). 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 104 Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan dan Sekolah Luar Biasa (SMA/SMK/SLB) mengikuti Bazaar Produk Kreatif yang diselenggarakan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Banda Aceh-Aceh Besar, Selasa (5/10/2021).

Bazaar yang mengusung tema ‘‘Bangga Terhadap Karya Daerah, Bangga Terhadap Kreativitas dan Inovasi Anak Bangsa Dapat Menumbuhkan Kepercayaan Diri Bangsa’ itu dipusatkan pelaksanaannya di Pelataran Parkir Cabang Dinas Pendidikan Banda Aceh dan Aceh Besar, kawasan Jalan Geuchik H Abdul Jalil, Nomor 1 Gampong Lamlagang, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM didampingi Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Banda Aceh dan Aceh Besar, Mohd Iqbal, AR, ST, MSi, kepada Serambinews.com, mengatakan Bazaar yang dilaksanakan di bulan kedua tersebut sebagai wujud kebersamaan pihaknya.

Baca juga: Simpan Ganja di Jok Motor, Oknum Anggota Satpol PP Langsa Diciduk Sat Resnarkoba

“Ini wujud kekompakan kita antar sekolah. Pelaksanaan bazaar ini juga menjadi arahan dari Gubernur Aceh, Sekda serta Kadisdik Aceh, Drs Alhudri MM,” terang Mohd Iqbal.

Ia juga menjelaskan beberapa produk yang dihasilkan SMA/SMK/SLB Banda Aceh dan Aceh Besar, juga sudah mengikat kerja sama dengan beberapa lembaga dan perusahaan di Aceh, salah satunya D’Energy Cafe dan produk-produk dimaksud langsung ditampung di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Banda Aceh-Aceh Besar.

Kemudian lanjut Mohd Iqbal, sekitar 80 persen produk SMA/SMK dan SLB yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar, mulai produk makanan, hasil pertanian, sampai pakaian, turut mereka gunakan sendiri.

Baca juga: Dibentak-bentak Dewi Perssik Saat Live di Atas Panggung, Via Vallen Hanya Bisa Nangis

“Inilah bentuk kekompakan kami dan menghargai seluruh produk yang sudah dihasilkan oleh sekolah dan anak-anak kita dan produknya luar biasa, artinya tidak kalah dengan produk yang dipasarkan di tingkat nasional,” terangnya.

Kekompakan dalam pelaksanaan bazaar yang dilaksanakan sebulan sekali itu, sebutnya juga turut dibantu oleh forum perkumpulan kepala sekolah dalam satu gugus wilayah atau kecamatan yang biasa disebut Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Inilah bentuk kebersamaan dan kekompakan kami. Sebelumnya juga ada bazaar yang dilaksanakan di lokasi yang sama, pada Jumat 20 Agustus 2021, di lokasi ini juga Pelataran Parkir Cabang Dinas Pendidikan Banda Aceh dan Aceh Besar. Insya Allah bazaar ini menjadi agenda rutin kami, kalau bisa sebulan sekali,” pungkas Mohd Iqbal.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved