Internasional
Facebook, Instagram, dan Whatsapp Sempat Macet 6 Jam, Facebook Minta Maaf, Kondisi Mulai Normal
Jaringan sosial yang berada di satu induk sempat macet selama enam jam lebih. Aplikasi senama jejaring sosial, bersama dengan Instagram, WhatsApp,
SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Jaringan sosial yang berada di satu induk sempat macet selama enam jam lebih.
Aplikasi senama jejaring sosial, bersama dengan Instagram, WhatsApp, Facebook Messenger, dan Oculus, layanan realitas virtual Facebook, tidak dapat dijangkau oleh banyak orang.
Pemadaman, yang bersifat global, tampaknya disebabkan oleh masalah konfigurasi server.
Hampir tujuh jam kemudian, layanan perlahan mulai kembali online dan CTO Facebook, Mike Schroepfer menyampaikan permintaan maaf ke publik.
Di dalam Facebook sendiri, pemadaman itu mendatangkan malapetaka di beberapa sistem internal yang penting.
Sejumlah karyawan mengatakan kepada BuzzFeed News, mereka tidak dapat menerima email dari alamat luar.
Baca juga: Putra Aceh Kerja di Facebook, Manager untuk Kawasan Asia Pasifik
Yang lain melaporkan lencana yang mereka gunakan untuk memasuki gedung Facebook berhenti berfungsi.
Bahkan Adam Mosseri, kepala Instagram, mengangguk pada sebagian besar tweet pemadaman itu dengan mengatakan rasanya seperti hari bersalju.
Tak lama setelah pemadaman terjadi, juru bicara Facebook Andy Stone mentweet perusahaan sedang bekerja untuk memulihkan akses ke aplikasinya.
Tapi itu jelas merupakan perjuangan bagi perusahaan.
Empat jam kemudian CTO Mike Schroepfer mentweet:
"Kami mengalami masalah jaringan dan tim bekerja secepat mungkin untuk men-debug dan memulihkan secepat mungkin.
Sementara itu, perusahaan tidak memberikan penjelasan.
Pemadaman itu membuat frustrasi pengguna Instagram dan Facebook.
Hal itu jauh lebih bermasalah bagi jutaan orang yang menggunakan WhatsApp sebagai alat komunikasi utama.
Baca juga: Australia Selidiki Penolakan Facebook Terhadap Penerbit Atas Perundingan Kesepakatan Lisensi
Pemadaman Facebook itu merupakan salah satu yang terburuk dalam memori baru-baru ini.
Pada tahun 2019, berbagai layanan perusahaan turun sekitar 24 jam, tetapi hanya untuk beberapa orang.
Perusahaanmenghubungkan pemadaman itu dengan masalah konfigurasi server.
Diperkirakan, hal itu terjadi dari Senin (4/10/2021) pukul 23.00 sampai Selasa (5/10/2021) jelang pagi WIB.
Dilansir DailyNews, Selasa (5/10/2021), tiga aplikasi yang paling banyak digunakan di dunia itu padam pada Senin (4/10/2021).
Namun, layanan perlahan mulai kembali online untuk beberapa pengguna.
Sekitar pukul 6 sore EDT, CloudFare, pelacak pemadaman mengatakan Facebook tampaknya terhubung kembali ke Internet global dan DNS berfungsi kembali.
Ditambahkan, akan membutuhkan waktu lebih lama untuk online.
Facebook mengumumkan pemadaman pada hari Senin, menyebabkan sahamnya turun lebih dari 5% selama sesi perdagangan Senin (4/10/2021)
Baca juga: Minta Maaf ke Pihak RSU Datu Beru, July Munthe Tak Menduga Status Facebooknya jadi Viral
"Kami menyadari beberapa orang mengalami kesulitan mengakses aplikasi dan produk kami," kata Facebook di Twitter.
"Kami sedang berupaya mengembalikan semuanya ke normal secepat mungkin, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," tambahnya.
Raksasa teknologi itu tidak segera mengatakan apa yang menyebabkan pemadaman.
Namun, analis teknologi di Kentik mempertanyakan masalah yang mungkin dihadapi Facebook dengan Domain Name System (DMS) sebagai kemungkinan penyebab kekacauan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jaringan-sosial-facebook-wa-dan-instagram1.jpg)