Senin, 11 Mei 2026

AS dan Israel Serang Iran

Pangkalan Rahasia Israel di Gurun Irak Terbongkar, jadi Basis Serangan Udara ke Iran

Israel dilaporkan membangun pangkalan militer tersembunyi di wilayah gurun Irak untuk menopang operasi udara terhadap Iran.

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/MEDSOS
Sebuah pesawat jet tempur F-16 Israel lepas landas untuk misi di Lebanon dari pangkalan angkatan udara di Israel utara. 
Ringkasan Berita:
  • Menurut laporan itu, pos terdepan rahasia ini didirikan sesaat sebelum pecahnya perang, dengan sepengetahuan Amerika Serikat, dan difungsikan sebagai pusat logistik pasukan khusus Israel guna mendukung Angkatan Udara Israel.
  • Bahkan, tim pencarian dan penyelamatan dilaporkan telah disiagakan di lokasi tersebut untuk mengevakuasi pilot Israel yang kemungkinan jatuh, meski skenario terburuk itu akhirnya tak terjadi.

 

SERAMBINEWS.COM - Israel dilaporkan membangun pangkalan militer tersembunyi di wilayah gurun Irak untuk menopang operasi udara terhadap Iran.

Informasi ini diungkap The Wall Street Journal pada Sabtu, mengutip sumber-sumber yang mengetahui langsung operasi rahasia tersebut.

Menurut laporan itu, pos terdepan rahasia ini didirikan sesaat sebelum pecahnya perang, dengan sepengetahuan Amerika Serikat, dan difungsikan sebagai pusat logistik pasukan khusus Israel guna mendukung Angkatan Udara Israel.

Bahkan, tim pencarian dan penyelamatan dilaporkan telah disiagakan di lokasi tersebut untuk mengevakuasi pilot Israel yang kemungkinan jatuh, meski skenario terburuk itu akhirnya tak terjadi.

Baca juga: Intelijen AS: Serangan Israel–AS Gagal Lumpuhkan Iran, 70 Persen Rudal Masih Utuh

Ketegangan sempat memuncak di awal konflik. Laporan menyebutkan serangan udara Israel dilancarkan untuk menghalau pasukan Irak yang nyaris menemukan pangkalan tersebut. Situasi makin genting ketika sebuah jet tempur F-15 AS ditembak jatuh di dekat Isfahan.

Israel disebut menawarkan bantuan, namun pasukan AS berhasil mengevakuasi kedua awak secara mandiri. Meski demikian, Israel tetap melakukan serangan udara guna mengamankan jalannya misi, tulis laporan itu.

Hampir Terbongkar oleh Penggembala

Rahasia pangkalan itu nyaris terbuka pada awal Maret. Media pemerintah Irak melaporkan seorang penggembala melihat aktivitas militer mencurigakan, termasuk pergerakan helikopter, di kawasan terpencil tersebut.

Laporan itu memicu penyelidikan aparat Irak, namun sebelum pasukan tiba, serangan udara Israel dilaporkan terjadi dan mencegah mereka mencapai lokasi.

Militer Israel menolak berkomentar. Sementara itu, pemerintah Irak mengecam keras serangan yang menewaskan seorang tentaranya.

“Operasi gegabah ini dilakukan tanpa koordinasi atau persetujuan,” kata Qais Al-Muhammadawi, wakil komandan Komando Operasi Gabungan Irak, kepada media pemerintah setempat.

Eskalasi Regional dan Gencatan Senjata

Ketegangan kawasan melonjak sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Iran membalas dengan menyerang Israel dan sekutu AS di Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz, jalur vital energi global.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, meski perundingan di Islamabad belum membuahkan kesepakatan permanen.

Belakangan, Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata tanpa batas waktu, menandai jeda rapuh di tengah bayang-bayang operasi rahasia dan rivalitas yang belum mereda.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved