Senang Istri Orang, Paranormal Kencan dengan Mama Muda di Hotel, Akhirnya Tewas Dihajar Suami Sah
Berperilaku senang istri orang atau Senior, pria Senior ajak mama muda memadu kasih di hotel, ternyata diketahui suami, nyawa paranormal melayang.
SERAMBINEWS.COM, PEKANBARU - Perilaku pria Senior yang senang istri orang itu ternyata membawa petaka baginya, saat membawa seorang mama muda ke hotel ternyata diketahui suami wanita itu.
Walau berhasil menikmati sari madu mama muda itu di ranjang hotel, namun pria senior yang senang istri orang itu harus menerima balasan atas perbuatannya.
11 tahun kemudian setelah pria senior itu mengajak mama muda ke hotel, balasan atas perbuatannya pun yang saat itu mengaku paranormal menuai petaka.
Mengapa tidak, 11 tahun suami mama muda itu menyimpan dendam terhadap paranormal bernama Armand itu, akhirnya menyiapkan rencana untuk membalas dendam.
Dendam si suami mama muda itu semakin memuncak ketika, Armand yang akrab disapa paranormal bernama Armand itu mengauli kakak kandung dari wanita pertama yang ia gauli.
Hidup pria yang berinsial M itupun tak kunjung tenang. Ia pun melampiaskan dendam dan sakit hatinya ke paranormal bernama Armand dengan cara lain.
Isak tangis juragan angkot berinisial M yang menjadi dalang penembakan paranormal bernama Armand ketika dihadirkan polisi pada jumpa pers di Polda Metro Jaya, Selasa (28/9/2021).
M yang terborgol terlihat menangis saat Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan motif pelaku membunuh paranormal bernama Armand.
Penembakan tersebut berlatar belakang dendam kesumat M selama 11 tahun terhadap Armand.
M menangis ketika mendengar penjelasan polisi saat Armand yang mengaku sebagai paranormal menodai istri dan kakak iparnya.
Juragan angkot itu pun menangis mendengar penjelasan Yusri Yunus.
Gerak tubuhnya menyiratkan pelaku ingin menyeka air matanya.
Tetapi, ia tak bisa menyeka air mata karena kedua tangannya terborgol ke belakang.
Anggota polisi yang mengawal di sisi kiri juragan angkot tampak iba.
Polisi tersebut beberapa kali menepuk pundak juragan angkot itu.