Senin, 18 Mei 2026

Banda Aceh Kirim 20 Peserta ke MQK Provinsi

Banda Aceh akan mengirim 20 peserta ke Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) tingkat provinsi, yang akan berlangsung di Asrama

Tayang:
Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/SYAMSUL AZMAN
Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman, SE Ak MM 

BANDA ACEH - Banda Aceh akan mengirim 20 peserta ke Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) tingkat provinsi, yang akan berlangsung di Asrama Haji Banda Aceh, Selasa (12/10/2021).

Kafilah Banda Aceh berkekuatan 10 peserta putra dan 10 putri. Para peserta dari Banda Aceh juga sudah melewati TC yang dilaksanakan beberapa hari lalu.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, melepas Kafilah Banda Aceh di Pendopo Wali Kota, Kamis (7/9/2021). Selain 20 peserta, Kafilah Banda Aceh juga berisi 4 pendamping dan 4 ofisial.

Wali Kota berharap Kota Banda Aceh mendapatkan hasil terbaik di MQK-II tingkat provinsi. Aminullah memberikan semangat kepada para peserta, pembina dan pendamping agar dalam waktu yang singkat ini peserta dapat mengikuti bimbingan secara serius. "Insya Allah, jika kita punya keinginan dan komitmen yang kuat, kita bisa raih yang terbaik di tahun 2021," harapnya.

Ia juga ingatkan agar peserta selalu percaya diri, sehingga bisa menampilkan yang lebih baik. Serta peserta terus menjaga kesehatannya sebelum hingga selesai lomba nanti.

Wali Kota juga menyampaikan, ia akan memberikan bonus apresiasi untuk para peserta MQK jika bisa mengharumkan nama Kota Banda Aceh dengan juara umum di tahun 2021 ini.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Dayah (Disdik Dayah) Banda Aceh, Alizar Usman SAg MHum mengatakan, Pemko Banda Aceh melalui Disdik Dayah sudah menyiapkan kafilah dengan sebaik mungkin. Sebelumnya sudah dilaksanakan TC selama lima hari pada September lalu.

"Diantaranya, untuk lomba tingkat atas (Ulya) 4 putra dan 4 putri, tingkat menengah (Wustha) 4 putra dan 4 putri, tingkat bawah (Ula) 2 putra dan 2 putri," kata Alizar.

Alizar atas nama Disdik Dayah juga memberikan bonus bagi peserta yang bisa mengharumkan nama Kota Banda Aceh senilai Rp 80 juta.

Menurut keterangan pembina peserta MQK yang juga mantan juara MQK sebelumnya, Ustazah Nurul Hikmah menjelaskan bahwa peserta dibina tentang nahwu, sharaf, bacaan (qiraah), kefasihan (fashahah) dan intonasi (tanghim).

"Semua dalam kategori penilaian, jadi guru yang dihadirkan untuk mengajar juga berbeda karena tingkat 'ulya, wustha dan ula tingkat kesulitannya berbeda-beda. Kitab kitab yang dipelajari juga balaghah, tafsir, tasawuf, fiqih, tauhid, semua kitab itu diperlombakan," kata Nurul Hikmah mendampingi para peserta pada saat pelepasan kafilah.(mun)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved