Berita Bireuen
Bireuen Sabet Medali Emas dan Perak Pada Arung Jeram Pra PORA
Perlombaan ketangkasan mengarungi arus deras berlangsung selama lima hari mulai 4-8 Oktober 2021, diikuti 14 kabupaten/kota, kegiatan berjalan baik.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
Perlombaan ketangkasan mengarungi arus deras berlangsung selama lima hari mulai 4-8 Oktober 2021, diikuti 14 kabupaten/kota, kegiatan berjalan baik. Bireuen meraih satu medali emas dan satu medali perak.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Kontingen Bireuen turunkan dua tim cabang Federasi Olahraga Arum Jeram (FAJI) dalam ajang Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Aceh (PORA yang digelar di Krueng Peusangan - Lukup Badak, Takengon, Aceh Tengah.
Perlombaan ketangkasan mengarungi arus deras berlangsung selama lima hari mulai 4-8 Oktober 2021, diikuti 14 kabupaten/kota, kegiatan berjalan baik.
Bireuen meraih satu medali emas dan satu medali perak.
Ketua cabang umum FAJI Bireuen, dr Purnama Setia Budi Sp Og didampingi ketua harian Rahmad S Sos MAP kepada Serambinews.com, Sabtu (09/10/2021) mengatakan, Bireuen sebagai salah satu peserta dalam ajang Pra Pora Arung Jeram di Takengon menurunkan dua tim, satu tim putra dan satu tim putri.
Masing-masing tim sebanyak 14 atlit dan didampingi 4 official.
Bireuen mengikuti semua kelas lomba dalam kejuaraan tersebut.
Baca juga: Pra PORA Cabang Arung Jeram Dimulai, Diikuti 13 Pengcab FAJI
Adapun kelas yang dilombakan yaitu sprint, head to head, slalom, dan Down River Race
(DRR).
Dalam ajang tersebut, Bireuen dapat medali emas pada kelas DRR, kemudian medali perunggu dari kelas slalom.
Mendapatkan dua medali, dipastikan memperoleh tiket untuk mengikuti PORA di Pidie Tahun 2022 mendatang.
Ketua Umum FAJI Bireuen, dr Purnama Setia Budi Sp Og yang ikut hadir dalam sesi perlombaan dan penutupan sangat mengapresiasi atas prestasi yang diraih oleh atlit dan manajer dalam memperoleh medali.
Dengan capaian tersebu,t atlit FAJI akan terus berlatih untuk persiapan dalam perhelatan PORA Pidie mendatang.
"Kami dari pengurus juga berterima kasih kepada semua pihak, terutama Ketua KONI, H Mukhlis Amd beserta pengurus dan juga masyarakat Bireuen,” ujar dr Purnama.
Baca juga: Pra PORA Arung Jeram Dimulai di Takengon, 13 Pengcab FASI Unjuk Gigi di Aliran Sungai Peusangan
Rahmad mengatakan, adapun peserta arum jeram selain Bireuen yaitu Aceh Barat Daya, Aceh jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Aceh Tengah.
Kemudian, Aceh Timur, Bener Meriah, Gayo Lues, Banda Aceh, Langsa, Nagan Raya, dan Pidie Jaya.
Ketua umum FAJI Provinsi Aceh, Hasballah S Hut dalam pertemuan penutupan kata Rahmad antara lain mengatakan, peringkat 1 sampai 7 dari masing-masing nomor nantinya berhak lolos ke PORA yang akan berlangsung di Pidie pada 2022 mendatang.
Masing- masing-masing nomor peringkat 1-7 yang diambil untuk ke PORA, karena yang satu sudah menjadi jatah tuan rumah yaitu Pidie akan berlaga di PORA.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh Tengah, Zulfandiara Gayo mengaku bangga ditunjuknya kabupaten tersebut menjadi tuan rumah Pra Pora.
“Khadirian peserta setidaknya bisa membantu pertumbuhan ekonomi di sekitar lapangan ini maupun perkotaan mulai dari penginapan, makanan, dan lain
sebagainya,’ungkapnya.
Selain itu, ia juga berharap para atlet dari Kabupaten Aceh Tengah nantinya ada yang lolos untuk mengikuti Pekan Olahraga Aceh (PORA) di Pidie mendatang. (*)
Baca juga: Percasi Aceh Gelar Pra PORA Catur, Tunjuk Abdya Sebagai Tuan Rumah, Catat Tanggalnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/atlit-cabang-olahraga-arum-jeram-bireuen.jpg)