Berita Aceh Utara
Aceh Utara Masih Kekurangan Guru PNS, Ini Jumlahnya Saat Ini
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Senin (11/10/2021), jumlah guru di Aceh Utara
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
Informasi yang diperoleh Serambinews.com, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Senin (11/10/2021), jumlah guru di Aceh Utara untuk saat ini mencapai dari TK sampai SMA mencapai 7.007 orang.
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Lembaga pendidikan dari mulai TK sampai SMP dan SMA/sederajat di Kabupaten Aceh Utara, sampai sekarang masih membutuhkan tambahan guru PNS.
Karena jumlah guru yang ada saat ini masih belum memadai, khususnya sekolah yang ada di kawasan pedalaman Aceh Utara.
Informasi yang diperoleh Serambinews.com, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Senin (11/10/2021), jumlah guru di Aceh Utara untuk saat ini mencapai dari TK sampai SMA mencapai 7.007 orang.
Jumlah tersebut terbagi dalam dua kategori yaitu, guru PNS mencapai 3.998 orang dan jumlah guru non PNS mencapai 3.009 orang.
Untuk TK jumlah guru yang tersedia saat ini, lebih banyak guru honorer yaitu 385 orang dan guru PNS 83 orang.
Lalu, guru SD mencapai 4.187 orang (PNS 2.671 dan Non PNS 1.516 orang).
Baca juga: Siswa Sekolah Madrasah Dicambuk di Nigeria, Kepala Sekolah Negara Bagian Kwara Diskor
Kemudian, guru SMP mencapai 1.604 orang (PNS 1.093 dan Non PNS 511).
Sedangkan untuk guru SMA dan SMK juga didominasi oleh guru honorer, yaitu 597 dan guru PNS 137 orang.
Sedangkan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) guru PNS-nya mencapai 14 orang.
“Ya, Aceh Utara masih kekurangan guru dan di kawasan pedalaman itu lebih banyak guru honorer,” ujar Kepala Disdikbud Aceh Utara Jamaluddin MPd, kepada Serambinews.com, Senin (11/10/2021).
Apalagi kata Kepala Disdikbud, sudah lama di Aceh Utara tidak ada penambahan guru melalui seleksi CPNS, dan guru yang pensiun setiap tahunnya terus bertambah.
Tapi ia mengaku, sudah berupaya mencoba mendistribusikan guru tersebut agar lebih merata, supaya tidak terjadi penumpukan seperti sebelumnya.
“Sekarang tidak ada lagi penumpukan guru di pusat kota. Karena sudah kita distribusikan dengan merata,” ungkap Jamaluddin MPd.
Bahkan sekarang ada guru yang harus mencari sendiri jam belajar ke sekolah lainnya, agar lebih merata. (*)
Baca juga: Dari Seribuan Pendaftar, Ini Jumlah Calon Guru Penggerak di Aceh Utara Lolos Seleksi untuk Dilatih
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/calon-guru-penggerak-di-aceh-utara-mulai-mengikuti-pembimbingan-setelah-lolos-seleksi.jpg)