Internasional
Polisi Tangkap Putra Menteri, Tabrak Mati Sembilan Petani India di Uttar Pradesh
Polisi India menangkap putra seorang menteri junior di pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi. Dia ditetapkan sebagai tersangka setelah sembilan
SERAMBINEWS.COM, LUCKNOW - Polisi India menangkap putra seorang menteri junior di pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi.
Dia ditetapkan sebagai tersangka setelah sembilan orang tewas dalam eskalasi mematikan demonstrasi selama setahun oleh puluhan ribu petani.
Mereka menentang undang-undang pertanian yang kontroversial di India utara, kata seorang petugas polisi, seperti dilansir AP, Senin (11/10/2021).
Empat petani tewas pada Minggu (3/10/2021), seusai mobil milik Menteri Dalam Negeri Muda, Ajay Mishra menabrak petani yang memprotes di Lakhimpur Kheri, Uttar Pradesh.
Para pemimpin pertanian menuduh putra Mishra berada di dalam mobil ketika menabrak para pengunjuk rasa, tetapi Mishra membantahnya.
Sopirnya dan tiga anggota Partai Bharatiya Janata yang berkuasa, yang berada di dalam mobil, semuanya dibunuh oleh para pengunjuk rasa.
Baca juga: Polisi India Tangkap 500 Muslim Kashmir, Usai Serangan Militan dan Pembunuhan
Mereka dipukul dengan tongkat dalam kekerasan yang pecah setelah insiden itu.
Petugas polisi Upendra Agarwal mengatakan pada Ashish Misra ditangkap setelah interogasi sepanjang hari di kota itu.
Dia gagal memberikan bukti yang membuktikan tidak hadir di salah satu dari tiga kendaraan yang menabrak kerumunan petani.
Ayahnya Ajay Mishra mengatakan putranya tidak bersalah dan dia tidak hadir.
Penangkapan itu terjadi sehari setelah pengadilan tinggi India mengkritik pemerintah negara bagian.
Karena tidak menangkap Ashish Mishra yang kasus kriminal pembunuhannya sedang diselidiki oleh polisi.
Pada Jumat (8/10/2021), Mishra membuat polisi menunggu berjam-jam untuk diinterogasi sebelum mengirim pesan tidak sehat dan tidak bisa datang.
Darshan Pal, seorang pemimpin petani, dan Akhilesh Singh, seorang pemimpin partai oposisi Kongres, menuntut pencopotan ayahnya dari pemerintahan Modi.
Baca juga: VIDEO Viral Pesawat Air India Tersangkut di Bawah Jembatan
Polisi awal pekan ini mengatakan telah menangkap enam orang dan mengajukan tuntutan pidana terhadap 14 lainnya.
Termasuk putra menteri, sehubungan dengan kematian empat petani.
BJP juga mengajukan pengaduan pidana terhadap para petani atas kematian anggotanya dan pengemudi mobil, kata Arvind Chaurasia.
Polisi juga mengatakan menemukan mayat seorang jurnalis lokal di mana kekerasan terjadi pada Minggu (3/10/2021).
Tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang bagaimana dia dibunuh.
Kekerasan tersebut menandai eskalasi protes yang sedang berlangsung terhadap undang-undang pertanian.
Para petani mengatakan UU itu akan menghancurkan mata pencaharian mereka.
Protes telah berlangsung sejak pemerintah mengesahkan undang-undang tersebut September lalu dan telah menjadi salah satu tantangan terbesar bagi Modi.
Baca juga: India Sita Tiga Ton Heroin dari Afghanistan, Dikirim dari Pelabuhan Iran
Pekan lalu, ribuan petani berkumpul di pinggiran ibu kota New Delhi untuk menandai satu tahun demonstrasi.
Pemerintah mengatakan perubahan dalam undang-undang untuk memodernisasi pertanian dan meningkatkan produksi melalui investasi swasta.
Tetapi para petani mengatakan undang-undang tersebut akan menghancurkan pendapatan mereka.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mobil-putra-menteri-dibakar-di-india.jpg)