Minggu, 12 April 2026

Info KPCPEN

Menko Airlangga: Recovery Indeks Covid-19 Indonesia Terbaik di ASEAN 

Airlangga Hartarto mengatakan, recovery indeks Covid-19 Indonesia saat ini menjadi yang terbaik di ASEAN

Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Presiden Jokowi bersama Airlangga Hartarto, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) yang juga Menko Bidang Perekonomian 

Menko Airlangga: Recovery Indeks Covid-19 Indonesia Terbaik di ASEAN 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengatakan, recovery indeks Covid-19 Indonesia saat ini menjadi yang terbaik di ASEAN.

Berdasarkan data Nikkei, recovery indeks Indonesia berada di nomor 54. Hal ini lebih baik dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.

“Peringkat Indonesia per 6 Oktober 2021 menjadi ranking 54, membaik dari posisi 31 Juli yang ranking 114 dan posisi 31 Agustus ranking 92.

Posisi peringkat ini juga lebih baik dari semua negara ASEAN lainnya, seperti Singapura di peringkat 70, Malaysia peringkat 102, dan Thailand ranking 109,” tutur Airlangga saat konferensi pers secara daring, Senin (11/10).

Baca juga: Penerapan PPKM Dievaluasi Setiap Minggu, Menko Airlangga: Kasus Covid-19 Terus Menurun

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menambahkan, data juga menunjukkan angka capaian pengendalian Covid-19 di Indonesia sangat baik.

Berdasarkan data Johns Hopkins University, kasus konfirmasi harian di Indonesia sebesar 4,60 kasus per 1 juta penduduk.

Hal ini jauh lebih rendah atau lebih baik dibandingkan negara lain, seperti Singapura (541,9 kasus), Inggris (525,3 kasus), Malaysia (277,7 kasus), dan Philipina (95,55 kasus) per 1 juta penduduk.

Airlangga menjelaskan, terjadi penurunan kasus aktif sejak awal penerapan PPKM Level 4 pada 9 Agustus lalu di sejumlah pulau di Indonesia.

Misalnya, Sumatra menunjukkan penurunan 94,10 persen, Nusa Tenggara dengan 95,26 persen, Kalimantan 93,18 persen, Sulawesi dengan 90,90 persen, serta Maluku dan Papua sebesar 88,86 persen.

Sementara, persentase penurunan kasus aktif secara nasional berada di angka 94,55 persen.

Baca juga: Menko Airlangga Sebut Pembangunan SDM dan Pendidikan Percepat Pemulihan Ekonomi

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini menegaskan, tidak ada provinsi di luar Jawa-Bali yang masuk dalam penerapan PPKM Level 4 dalam sepekan terakhir.

Meskipun, harus diakui masih ada tiga provinsi yang masuk PPKM Level 3, 22 provinsi di Level 2, dan dua provinsi sudah berada di Level 1. Kedua provinsi ini adalah Kepulauan Riau dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kalau dilihat di tingkat kabupaten/kota di Luar Jawa dan Bali, terdapat 1 kab/kota di Level 4, ada 38 kab/kota di Level 3, sebanyak 278 kab/kota di Level 2, dan terjadi peningkatan kab/kota di Level 1 menjadi sebanyak 69 kab/kota,” tutur Menko Airlangga.

Baca juga: Menko Airlangga Minta Pemda Bergerak Cepat, Gunakan APBD Untuk Bantu Masyarakat dan Penanganan Covid

Padahal, pekan lalu wilayah kabupaten/kota yang menerapkan PPKM Level 1 sebanyak 52 kab/kota.
Airlangga mengatakan, masih adanya satu wilayah yang menerapkan PPKM Level 4, yakni di Kota Sabang, disebabkan karena meningkatnya jumlah kematian dalam beberapa hari terakhir.

Namun, pemerintah menilai indikator transmisi komunitas di Sabang menunjukkan data yang bagus. Yakni kasus konfirmasi dan rawat inap di level 1.(*)

Baca juga: Pengakuan Mucikari di Langsa, Tarif Wanita Pemuas Nafsu Pria Hingga Rp 700 Ribu, Begini Pembagiannya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved