Breaking News:

Internasional

Iran Tangkap 10 Mata-mata Badan Intelijen Asing

Iran menangkap 10 orang di provinsi selatan yang terkait dengan dinas intelijen asing. Laporan itu mengatakan badan intelijen Iran menangkap 10 orang

Editor: M Nur Pakar
AP
Truk dan minibus di sebuah jalan di Iran 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Iran menangkap 10 orang di provinsi selatan yang terkait dengan dinas intelijen asing.

Laporan itu mengatakan badan intelijen Iran menangkap 10 orang setelah pengawasan canggih dan terus-menerus di provinsi Bushehr.

Tidak disebutkan, negara-negara asal tersangka.

Sebanyak 10 orang itu bekerja untuk negara-negara regional yang dinas intelijennya bertindak sebagai kaki tangan.

Kemudian, proksi untuk agen mata-mata dari negara-negara yang bermusuhan.

Hal itu merujuk pada musuh bebuyutan Iran, Israel dan AS serta ekspatriat di negara-negara regional, seperti dilansir AFP, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Presiden pertama Iran Abolhassan Banisadr Meninggal Dalam Pengasingan di Prancis

Bushehr, rumah bagi satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir Iran yang online pada tahun 2011 dengan bantuan dari Rusia.

Pada Juli 2021, Iran mengatakan pihak berwenang menangkap anggota kelompok yang terkait dengan badan intelijen Israel Mossad.

Mereka ditanvgkap di tengah protes yang berlangsung atas kekurangan air di baratdaya negara itu.

Pada 2019, Iran mengatakan telah menangkap 17 warga Iran yang dituduh memata-matai situs nuklir dan militer negara itu untuk CIA.

Dilaporkan, beberapa dari mereka telah dijatuhi hukuman mati.

Iran sesekali mengumumkan penahanan orang-orang yang dikatakannya sebagai mata-mata untuk negara-negara asing, terutama Amerika Serikat dan Israel.(*)

Baca juga: Program Senjata Drone Iran Dapat Mengancam Stabilitas Timur Tengah dan Barat

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved