Breaking News:

Internasional

Delegasi Tinggi Taliban Tiba di Turki, Temui Pejabat Pemerintahan

Delegasi tingkat tinggi penguasa baru Afghanistan , Taliban tiba di Turki, Kamis (14/0/10/2021). Delegasi akan melakukan pembicaraan dengan para

Editor: M Nur Pakar
AFP
Delegasi Taliban tiba di Ankara, Turki untuk berbicara dengan pejabat pemerintahan Turki. 

SERAMBINEWS.COM, ANKARA - Delegasi tingkat tinggi penguasa baru Afghanistan , Taliban tiba di Turki, Kamis (14/0/10/2021).

Delegasi akan melakukan pembicaraan dengan para pejabat Turki.

Pertemuan di ibu kota Ankara akan menjadi yang pertama antara Taliban dan pejabat senior Turki.

Dilansir AFP, delegasi Taliban dipimpin Amir Khan Mutaqi, penjabat Menteri Luar Negeri, menurut juru bicara Taliban.

Kunjungan itu dilakukan setelah para pemimpin Taliban mengadakan serangkaian pertemuan dengan Amerika Serikat.

Baca juga: Qatar Tegaskan Pengakuan Taliban Bukan Prioritas Saat ini

Bersama 10 negara Uni Eropa, perwakilan Uni Eropa di Doha, ibu kota Qatar pekan ini.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan masyarakat internasional harus menjaga dialog dengan Taliban tetap terbuka.

Dia mengatakan kepada para pemimpin G20 harus sabar dan bertahap mengarahkan”mereka menuju pembentukan pemerintahan yang lebih inklusif.

Erdogan mengatakan Turki, yang telah menampung lebih dari 3,6 juta warga Suriah, tidak tahan dengan masuknya migran dari Afghanistan.

Dia memperingatkan negara-negara Eropa juga akan terpengaruh oleh gelombang migran baru.

Baca juga: Taliban Mendapat Tekanan Kuat dari Delegasi Uni Eropa dan Amerika Serikat Dalam Pertemuan di Qatar

Taliban mengatakan menginginkan pengakuan internasional.

Mereka memperingatkan melemahnya pemerintahan akan mempengaruhi keamanan.

Termasuk memicu eksodus migrasi yang lebih besar dari negara tersebut.

Pemerintah Afghanistan saat ini, yang menurut Taliban hanya sementara.

Hanya terdiri dari tokoh-tokoh Taliban, termasuk beberapa yang masuk daftar hitam PBB.(*)

Baca juga: Taliban Usir Minoritas Hazara dari Kampung Leluhurnya, Dituduh Anut Aliran Sesat

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved