Breaking News:

Internasional

Pertempuran di Marib Yaman Makin Meningkat, 140 Orang Tewas

Pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan milisi Houthi di Provinsi Marib makin meningkat pada Kamis (14/10/2021).

Editor: M Nur Pakar
AFP
Pasukan pendukung Yaman mengambil posisi di perbukitan untuk menghadap serangan milisi Houthi di Marib, Yaman, Senin (21/6/2021). 

SERAMBINEWS.COM, SANAA - Pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan milisi Houthi di Provinsi Marib makin meningkat pada Kamis (14/10/2021).

Pertempuran itu menewaskan sedikitnya 140 pejuang minggu ini, kata para pemimpin suku dan pejabat keamanan.

Bentrokan paling intens berlangsung selama 24 jam terakhir di bagian selatan provinsi yang sebagian besar dikuasai pemerintah, distrik Abdiya dan al-Jubah.

Milisi Houthi yang didukung Iran meningkatkan dorongan di provinsi strategis selama beberapa minggu terakhir ini.

Sekaligus meningkatkan serangan lintas perbatasan ke Arab Saudi, yang memimpin koalisi berperang di pihak pemerintah melawan Houthi.

Baca juga: Pemerintah Yaman Minta Bantuan Selamatkan Warga di Zona Perang Marib

Peningkatan itu terjadi ketika pasukan pemerintah melancarkan serangan balasan ke daerah-daerah yang dikuasai Houthi pekan lalu, seperti dilansir AP, Kamis (14/10/2021).

Yaman telah dilanda perang saudara sejak 2014 ketika Houthi merebut ibu kota, Sanaa, dan sebagian besar bagian utara negara itu.

Sehingga, memaksa pemerintah yang diakui secara internasional untuk melarikan diri ke selatan, lalu ke Arab Saudi.

Koalisi yang dipimpin Saudi memasuki perang pada Maret 2015, didukung oleh Amerika Serikat.

Meskipun kampanye udara dan pertempuran darat tanpa henti, perang telah memburuk.

Baca juga: Ribuan Warga Yaman di Marib Kelaparan, Milisi Lakukan Pengepungan di Seluruh Sudut Kota

Sebagian besar menjadi jalan buntu dan melahirkan krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Houthi telah bertahun-tahun berusaha mengambil Marib yang kaya minyak untuk menyelesaikan kendali mereka bagian utara Yaman.

Dalam beberapa bulan terakhir, mereka mempercepat dorongan.

Pertempuran telah merenggut sejumlah besar pejuang dari kedua belah pihak di Marib dalam beberapa minggu terakhir ini.(*)

Baca juga: Milisi Houthi Tolak Seruan Gencatan senjata, Mengintensifkan Serangan di Marib

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved