Breaking News:

PON Papua 2021

Tari Aceh Ratoeh Duek Meriahkan Penutupan PON, Sekaligus Pendelegasian Aceh-Sumut Tuan Rumah 2024

Ratoeh Duek, tari tradisional Aceh diikutsertakan sebagai bagian dari rangkaian penutupan perhelatan olahraga tersebut.

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Para penari Aceh yang akan memainkan tarian Ratoeh Duek bersama tim penari Papua yang akan memeriahkan Penutupan PON Papua 2021 

Ratoeh Duek, tari tradisional Aceh diikutsertakan sebagai bagian dari rangkaian penutupan perhelatan olahraga tersebut.

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Tari Aceh, Ratoh Duek yang berasal dari pantai barat-selatan akan ikut memeriahkan penutupan PON Papua XX tahun 2021 hari ini, Jumat (15/10/2021).

Pekan Olahraga Nasional atau PON yang merupakan even empat tahunan itu akan ditutup oleh Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin.

Ratoeh Duek, tari tradisional Aceh diikutsertakan sebagai bagian dari rangkaian penutupan perhelatan olahraga tersebut.

"Keikutsertaan Ratoeh Duek sebagai bagian penutupan PON diminta langsung oleh tim kurator pembukaan dan penutupan PON, Eko Supriyanto," kata koreografer asal Aceh Murtala.

Tari Ratoeh Duek ini akan dimainkan oleh Sanggar Buana Banda Aceh sekaligus akan mengiringi prosesi penyerahan secara simbolis pendelegasian PON mendatang di Aceh-Sumut. 

Baca juga: Aceh Sudah Kantongi 11 Medali Emas PON Papua 2021, Lampaui Prestasi pada PON 2004 hingga PON 2016

Tim Sanggar Buana yang terdiri atas 13 orang sudah tiba di Papua, yakni sebelas penari dan 2 official yang dipimpin  Nurman Efendi.

Murtala mengatakan, penampilan Ratoeh Duek untuk PON Papua ini telah ditata ulang sesuai kebutuhan acara agar terlihat lebih menarik  dalam penyajiannya. 

Kemudian dimainkan dengan konsep lebih modern yang tidak mengenyampingkan nilai-nilai tradisi di dalamnya.

Murtala menjelaskan,  Ratoeh Duek dapat dimaknai “menyampaikan pesan dengan posisi duduk”. 

Murtala mengaku dihubungi Tim Kurator Acara Penutupan  PON Papua Eko Supriyanto yang juga dosen di ISI Surakarta.

Baca juga: VIDEO Nyanyian Bungong Jeumpa Sambut Gembira Tim Bola Aceh ke Babak Final PON Papua 2021

Baca juga: Dalam Sehari, Kontingen Aceh Gasak Empat Emas PON Papua 2021, Sukses Salip Trio Sumatera

"Beliau minta Aceh untuk tampil dalam penutupan PON  karena nanti akan ada pendelegasian PON Papua ke Aceh- Sumut yang akan menjadi tuan rumah PON tahun 2024 nanti.

Sebagai kurator beliau merekomendasi Sanggar Buana untuk mengisi pertunjukan pada closing tersebut," ujar Murtala, koreografer yang lama bermukim di Australia.

Sanggar Buana sendiri merupakan salah satu sanggar yang eksis di Banda Sceh. Sanggar ini didirikan tahun 1999 yang dimaksudkan untuk merawat khasanah tari dan seni tradisi Aceh. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved