Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Dua Hotspot Terpantau di Aceh Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Terjadinya Karhutla

Dua titik panas yang terpantau itu, beber Siswanto, berada di Kecamatan Rundeng, Subulussalam.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Saifullah
BMKG
Peta titik api kebakaran lahan dan hutan di Indonesia. 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Malikussaleh, Aceh Utara, merilis bahwa pada Sabtu (16/11/2021),  terpantau ada dua hotspot atau titik panas di Aceh. 

Kepala Stasiun Meteorologi Malikussaleh, Aceh Utara, Siswanto menyebutkan, dua titik panas yang terpantau pada Sabtu tersebut, memiliki tingkat kepercayaan sedang.

Dua titik panas yang terpantau itu, beber Siswanto, berada di Kecamatan Rundeng, Subulussalam.

Lanjut Siswanto, bila mengacu pada fenomena dan kondisi cuaca saat ini,  maka masyarakat tetap harus terus meningkatkan kewaspadaan.

“Jangan melakukan pembakaran hutan dan lahan dalam membuka lahan baru, karena bisa menyebabkan karhutla (kebakaran hutan dan lahan),” pesannya.

Kemudian warga juga diingatkan untuk selalu memperhatikan update informasi cuaca melalui kanal media sosial maupun web BMKG secara resmi.

Baca juga: Begini Hasil Pantauan Titik Panas di Aceh Hari Ini, Sudah Tiga Hari tidak Terdeteksi Hotspot Baru

Baca juga: Pantau Titik Api dengan Cepat, Kodim 0104/Atim Manfaatkan Aplikasi Lapan Fire Hotspot

Baca juga: Citra Satelit Tangkap 51 Hotspot di Aceh, Kemenko PMK Ingatkan Kerawanan Karhutla di 8 Daerah Ini

“Atau dapat berkomunikasi secara langsung dengan kantor BMKG terdekat,” ungkap Siswanto.

Untuk diketahui, pengertian titik panas adalah suatu area yang memiliki suhu lebih tinggi dibandingkan dengan sekitarnya yang dapat dideteksi oleh satelit dan direpresentasikan dalam suatu titik koordinat tertentu. 

Sedangkan terkait tingkat kepercayaan, untuk rendah tingkat kepercayaan 0 persen sampai 30 persen, dengan tindakan perlu diperhatikan. 

Untuk sedang, tingkat kepercayaan 30 persen sampai 80 persen, dengan tindakan perlu waspada. 

Terakhir, tinggi dengan tingkat kepercayaan 80 persen sampai 100 persen, tindakannya harus segera dilakukan penanggulangan.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved