Breaking News:

Update Corona di Aceh

Alhamdulillah, Aceh Zona Risiko Rendah Covid-19

Selain tren kasus konfirmasi mingguan yang turun, kasus sembuh juga meningkat, dan kasus meninggal yang makin rendah, dua kabupaten/kota yang pada ana

Penulis: Subur Dani | Editor: Ansari Hasyim
FOR SERAMBINEWS.COM
Juru Bicara Covid-19 Aceh Saifullah Abdulgani mengatakan, Gubernur Aceh Nova Iriansyah dinyatakan telah sembuh dari virus corona (Covid-19) berdasarkan hasil swab PCR terbaru yang keluar Minggu (27/6/2021) malam dengan hasil negatif 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penyebaran virus corona kian terkendali dan Aceh dinyatakan sebagai zona risiko rendah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Hasil pembobotan skor dan zonasi risiko daerah oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional, berdasarkan data 11-17 Oktober 2021, suluruh daerah kabupaten/kota di Aceh sudah zona kuning Covid-19.

“Aceh meraih zona kuning karena insidensi kasus harian makin turun, pasien yang sembuh meningkat, dan kasus meninggal dunia juga berkurang dalam dua minggu terakhir,” tutur Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Selasa (19/10/2021).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Aceh itu menjelaskan, dalam periode 4 - 10 Oktober 2021 kasus baru bertambah 222 kasus, pasien sembuh bertambah 923 orang, dan kasus meninggal dunia 57 orang. Bandingkan minggu ini, periode 11 – 17 Oktober 2021, kasus baru 131 orang, pasien sembuh 439 orang, dan 17 orang meninggal dunia.

Baca juga: Polresta Banda Aceh Bantah Tolak Laporan Masyarakat, Ini Penjelasan Kabag Ops

Selain tren kasus konfirmasi mingguan yang turun, kasus sembuh juga meningkat, dan kasus meninggal yang makin rendah, dua kabupaten/kota yang pada analisis data minggu lalu masih dikategorikan zona oranye kini menjadi zona kuning, yakni Kabupaten Aceh Besar dan Kota Subulussalam, tambahnya.

Kemudian, juru bicara yang akrab disapa SAG itu mengatakan, kondisi Pandemi Covid-19 Aceh yang kian membaik tidak terlepas dari peran serta semua elemen masyarakat dalam Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Selama PPKM mobilitas sosial dari dan keluar Aceh relatif rendah. Begitu juga mobilitas sosial antarkabupaten/kota.

Baca juga: Turki Ubah Strategi Perang di Suriah, Seusai Serangan Milisi Kurdi

Pada sisi yang lain, katanya, masyarakat makin terbiasa dengan protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Kemudian, lanjutnya, cakupan vaksinasi Covid-19 juga terus meningkat di pelbagai kabupaten/kota. Semua itu berkonstribusi menahan lajunya transmisi virus corona di tengah-tengah masyarakat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved