Berita Gayo Lues
Harga Bawang Merah Turun di Gayo Lues, Segini Harganya di Pasaran
Selain itu, juga banyak petani bawang di kabupaten tersebut yang mengalami gagal panen.
Laporan Rasidan | Gayo Lues
SERAMBINEW.COM, BLANGKEJEREN - Harga bawang merah di Kabupaten Gayo Lues (Galus) belum stabil dan normal, setelah sebelumnya sempat merosot dan anjlok dalam beberapa hari terakhir ini.
Selain itu, juga banyak petani bawang di kabupaten tersebut yang mengalami gagal panen.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambinews.com, Kamis (21/10/2021), harga bawang merah saat ini di kabupaten itu sedang mengalami penurunan.
Bahkan harganya hanya berkisar sekitar Rp 12.000/kilogram, untuk kualitas sedang.
Sedangkan untuk kualitas kategori super, berkisar sekitar Rp 15.000/ kilogram, di kabupaten tersebut.
"Sebelumnya, harga bawang merah bertahan pada kisaran Rp 22.000 hingga Rp 24.000/kilogram,” ujar seorang agen penampung.
Baca juga: Harga Bawang Merah Kembali Turun di Gayo Lues
Baca juga: Harga Bawang Merah Lokal Anjlok, Rp 17.000 Per Kilogram
Baca juga: Harga Bawang Merah Turun di Gayo Lues, Hanya Segini Harganya
“Namun dalam beberapa hari terakhir ini, harga bawang anjlok dan turun, sehingga sampai sekarang belum stabil," lanjut Abuadin, salah satu agen penampungan hasil pertanian di Kabupaten gayo Lues kepada Serambinews.com, Kamis (21/10/2021).
Diterangkan dia, bawang merah di kabupaten tersebut merupakan salah satu komoditi unggulan baru.
Tanaman tersebut sudah digalakkan dan dikembangkan oleh petani Galus, selama ini.
"Di saat harga bawang belum stabil, banyak petani yang memasuki musim panen raya,” beber dia.
“Belum bisa dipastikan kapan harga bawang atau hasil pertanian lainnya berangsur naik kembali," ucapnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/harga-bawang-turun-lagi-2110.jpg)