Breaking News:

Berita Gayo Lues

Puluhan Bidan Desa di Galus Dilatih Untuk Midwifery Update, Ini Tujuannya

Berdasarkan informasi yang diterima Serambinews.com, Sabtu (23/10/2021), kegiatan midwifery update yang diikuti puluhan bidan desa di kabupaten...

Penulis: Rasidan | Editor: Nurul Hayati
Foto kiriman warga
Wabup Galus, Said Sani 

Berdasarkan informasi yang diterima Serambinews.com, Sabtu (23/10/2021), kegiatan midwifery update yang diikuti puluhan bidan desa di kabupaten, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan sertifikasi petugas kesehatan tersebut.

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN -  Sebanyak 90 orang bidan desa (Bides) dari sebelas kecamatan di kabupaten Gayo Lues (Galus) dilatih untuk midwifery update.

Kegiatan tersebut diselanggarakan oleh pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang kabupaten Galus.

Kegiatan dibuka langsung oleh Wabup Galus, Said Sani, Jumat (22/10/2021) kemarin yang akan berlangsung hingga Minggu (24/10/2021) besok dan dipusatkan di Balai Pendopo Bupati Galus.

Berdasarkan informasi yang diterima Serambinews.com, Sabtu (23/10/2021), kegiatan midwifery update yang diikuti puluhan bidan desa di kabupaten, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan sertifikasi petugas kesehatan tersebut.

Bahkan, hal ini merupakan salah satu syarat untuk re- sertifikasi STR bagi petugas bides.

Wabup Galus, Said Sani, dalam sambutannya mengatakan, peran dan tugas bidan desa merupakan salah satu tenaga kesehatan strategis yang memiliki tugas dan fungsi memberikan pelayanan untuk meningkatkan status ibu dan anak.

Baca juga: Babinsa Agara Turun Tangan Dampingi Bides Laksanakan Posyandu

Bahkan, memiliki peran penting dalam penurunan angka kematian ibu dan  bayi.

Wabup menyebutkan, SDM dan kualitas petugas bidan harus ditingkatkan kembali, salah satunya melalui pelatihan midwifery update.

Begitu juga halnya pelayanan kepada masyarakat dari petugas kesehatan itu sangat didambakan dan sudah menjadi  kebutuhan masyarakat.

Sehingga diharapkan, keberadaan dan pelayanan bidan desa ditengah masyarakat  harus berjalan dengan baik. 

"Melalui pelatihan midwifery update bagi petugas bidan desa tersebut dalam rangka menjaga pelayanan dan meningkatkan profesional maupun keterampilan serta harus berkompetensi, sehingga dapat memberikan pelayanan yang berkualitas terhadap kesehatan ibu dan bayi khususnya," imbuhnya.(*)

Baca juga: Babinsa Posramil Bukit Tusam Bantu Bides Wujudkan Balita Sehat Melalui Pelayanan Posyandu

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved