Internasional
Arab Saudi Targetkan Menjadi Produsen Hidrogen Terbesar Dunia
Kerajaan Arab Saudi menargetkan dapat menjadi produsen terbesar hidrogen terbesar. Menteri Energi Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman Al-Saud
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi menargetkan dapat menjadi produsen terbesar hidrogen terbesar.
Menteri Energi Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman Al-Saud menyampaikan pada Youth Green Summit di Riyadh pada Minggu (24/10/2021).
Itu juga menjadi bagian dari Saudi Green Initiative.
Dilansir ArabNews, Arab Saudi merupakan pengekspor minyak terbaik dan terbesar dan telah berkembang menuju produksi kimia.
“Kami telah memindahkan tangki kami pada bahan kimia," ujarnya.
Baca juga: Oman Satukan 13 Institusi Publik, Bangun Hidrogen Nasional
"Kami akan menggunakan gas kami untuk memungkinkan membuat bahan kimia," tambahnya.
"Kami ingin mengubah negara menjadi pusat layanan besar,” katanya.
Dia juga menyoroti Kerajaan menghasilkan energi terbarukan termurah dalam hal tenaga surya dan angin.
Mengingat angka-angka yang disebutkan kemarin di panel, menteri mengatakan Kerajaan bertujuan menghasilkan 4 juta ton hidrogen pada tahun 2030
Pangeran Abdulaziz menjelaskan hidrogen diproduksi melalui energi terbarukan dan air.
Baca juga: Hidrogen Hijau: Energi Masa Depan Dunia
“Dengan catatan masa lalu kami tentang energi terbarukan, kami menciptakan teknologi kami sendiri yang menghasilkan air dengan listrik, bukan gas,” katanya.
“Kami memiliki pangkalan gas yang disebut Jafura yang akan didedikasikan untuk menghasilkan hidrogen biru,” tambah Pangeran Abdulaziz.
Menteri energi mengatakan Kerajaan sedang mendekati negara-negara lain.
Seperti Jepang dan negara-negara di Uni Eropa untuk memberi tuntutan masa depan hidrogen.
"Kami ingin menjadi pemasok hidrogen terbesar," katanya.
“Arab Saudi bertekad untuk menjadi pemberi energi bagi seluruh dunia,” tambahnya.(*)
Baca juga: Arab Saudi Desak Masyarakat Internasional Tingkatkan Bantuan Bencana Alam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/menteri-energi-arab-saudi-pangeran-abdulaziz-bin-salman-al-saud.jpg)