Viral Anjing Mati
Dukung Satpol PP, Netizen Singkil Posting Wisatawan Tercebur ke Laut Dikejar Anjing di Pulau Panjang
Reaksi itu sebagai bentuk dukungan terhadap Satpol PP Aceh Singkil, lantaran anjing tersebut meresahkan wisatawan...
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Netizen Aceh Singkil, bereaksi terkait viralnya anjing bernama Canon, mati usai dibawa Satpol PP ke Singkil dari objek wisata Pulau Panjang, Kecamatan Pulau Banyak.
Reaksi itu sebagai bentuk dukungan terhadap Satpol PP Aceh Singkil, lantaran anjing tersebut meresahkan wisatawan.
Seperti wisatawan tercebur ke laut dikejar anjing serta pengakuan warga yang pernah digigit anjing saat berada di lokasi wisata Pulau Panjang.
Bukan hanya sekadar menulis, netizen juga memposting video ketika seorang pengunjung lari ke laut dengan tangan di atas memegang gitar, akibat takut dikejar anjing.
Sementara warga yang mengaku jadi korban gigitan anjing bernama Eko warga Pulau Banyak, yang berprofesi sebagai pemandu wisata. "Katanya Canon itu baik, tapi nyatanya saya pernah digigit sampai dirujuk ke rumah sakit," kata Eko dalam rekaman video.
Tak cukup dengan memposting keresahan dari ulah anjing yang suka mengejar wisatawan ketika melintas di pinggir pantai depan resort milik tuannya.
Netizen Aceh Singkil juga membuat petisi untuk ditanda tangan. Petisi itu diberi judul "Isu sara pembunuhan anjing yang provokatif".
Kemudian dilengkapi penjelasan sebagai berikut; "sejauh ini pihak masyarakat dan pihak satpol pp sudah mengkonfirmasi kepada warga dan juga atas laporan semua warga aceh singkil, yang mana cannon sangat meresahkan bagi wisatawan, yang berwisata di aceh singkil, surat teguran sudah diberi beberapa kali dan sudah diingatkan, bahkan pihak resort sendiri sudah menyetujuinya,"
"pembuat video itu sangat tidak bertangung jawab memengal dan memfitnah satpol pp dan aparat yang bertugas, aceh punya kekususan sendiri, di aceh orang ratusan mati karna meminta kekususan, undang2 yang ada di aceh adalah undang2 negara yang di sah kan oleh negara, bangsa aceh punya payung hukum tersendiri, jadi kami warga aceh singkil ingin pemilik risort di usir dan di cabut izin nya," demikian bunyi petisi tersebut.
Hingga, Senin (25/10/2021) pukul 11.50 WIB petisi telah ditandatangani ratusan orang.
Kasus anjing hitam bernama Canon mati usai dibawa Satpol PP ke Singkil dari resort terkenal di Pulau Panjang, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, viral di media sosial.
Setelah akun Instagram rosayeoh yang menulis kisah penangkapan anjing yang disebutnya oleh orang-orang berseragam hingga akhirnya mati.
Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Hubungan Antarlembaga Dinas Satpol PP Aceh Singkil, Abdullah Z, mengatakan, anjing dibawa dari resort di Pulau Panjang, ke Singkil, untuk diambil pemiliknya.
Sementara Camat Pulau Banyak, Mukhlis mengatakan, anjing dibawa dari resort bukan dirampas. Tetapi atas komunikasi dengan pemiliknya bahwa sampai Singkil, dijemput.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pantai-di-pulau-panjang-kecamatan-pulau-banyak.jpg)