Breaking News:

GAWAT! BKN Beberkan Ada Indikasi Kecurangan Tes SKD CASN 2021, Dilakukan oleh Oknum BKPSDM

Kecurangan tersebut ternyata dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin merusak sistem seleksi CASN Nasional dengan modus ini.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
CAT.BKN.GO.ID
Foto Ilustrasi - GAWAT! BKN Beberkan Ada Indikasi Kecurangan Tes SKD CASN 2021, Dilakukan oleh Oknum BKPSDM 

SERAMBINEWS.COM – Badan Kepegawaian Negara ( BKN) telah mengendus adanya indikasi kecurangan dalam tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021.

BKN menyebut, indikasi kecurangan dalam seleksi CASN 2021 terjadi di Titik lokasi Mandiri Instansi Pemerintah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Humas Hukum dan Kerja Sama BKN, Satya Pratama mengungkapkan bahwa ada indikasi kecurangan.

Kecurangan tersebut ternyata dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin merusak sistem seleksi CASN Nasional dengan modus remote access.

Baca juga: Jumat Ini Pengumuman Hasil SKD CPNS & PPPK Tahap I, Ini Jadwal Tahap II dan Pelaksanaan SKB

Baca juga: Update Terbaru Jadwal Seleksi CPNS dan PPPK Non Guru 2021, Hasil SKD Akan Diumumkan di Tanggal Ini

Dari hasil penyelidikan bersama BKN dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) didapatkan bukti dukung indikasi kecurangan sebagai berikut.

1. Pengaduan masyarakat atas dugaan kecurangan;

2. Hasil audit trail aplikasi CAT BKN terhadap aktivitas peserta seleksi selama pelaksanaan seleksi;

3. Laporan kegiatan forensik digital pada perangkat yang digunakan;

4. Laporan penyelidikan internal oleh Instansi Pemerintah Kabupaten Buol;

5. Hasil pemeriksaan terhadap petugas pelaksanaan seleksi baik dari BKN maupun Instansi Pemerintah Kabupaten Buol;

6. Rekaman Kamera Pengawas (CCTV).

Baca juga: Jadwal Pengumuman Hasil SKD CPNS 2021 Terbaru dari BKN, Pengumuman Dibagi Dua Tahap

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (​​​​​​Menpan RB) Tjahjo Kumolo pun angkat bicara terkait hal ini.

Tjahjo Kumolo menjelaskan kecurangan tersebut berawal dengan adanya oknum pejabat BKPSDM Kabupaten Boul yang menginstal software remote access di perangkat komputer untuk peserta SKD.

"Software ini dipasang atau diinstal oleh Kepala BKPSDM bersama dua orang lainnya pada malam hari, hasil bukti rekaman CCTV dihapus, tapi bisa di-recovery oleh Tim BKN dan BSSN," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (26/10/2021).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved