Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Pencairan Modal Usaha Rp 1,2 Juta Bagi Pelaku Usaha Mikro di Lhokseumawe Baru Capai 50 Persen 

Sehingga sampai dengan Selasa (26/10/2021), proses pencairan dana bantuan tersebut baru selesai untuk sekitar 50 persen atau sekitar sembilan ribuan

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Kadisperindagkop dan UKM Lhokseumawe, Ramli. 

Sehingga sampai dengan Selasa (26/10/2021), proses pencairan dana bantuan tersebut baru selesai untuk sekitar 50 persen atau sekitar sembilan ribuan penerima.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE -  Sebanyak 18.877 pelaku usaha mikro di Kota Lhokseumawe berhak menerima dana bantuan dari Kementeriam Koperasi dan UKM RI dengan jumlah Rp 1,2 juta per orang.

Informasi diperoleh Serambinews.com, pada Selasa (28/9/2021) hari, proses pencairan mulai dilakukan. 

Sehingga sampai dengan Selasa (26/10/2021), proses pencairan dana bantuan tersebut baru selesai untuk sekitar 50 persen atau sekitar sembilan ribuan penerima.

Artinya, masih ada sembilan  ribuan lagi atau 50 persen penerima lainnya yang belum bisa mencairkan dana bantuan tersebut.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe, Ramli, kembali menjelaskan, untuk kali ini, ada 18.877 pelaku usaha mikro di Kota Lhokseumawe yang berhak mendapatkan bantuan Rp 1,2 juta dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Saat ini, dana bantuan tersebut juga  sudah ada di Bank Aceh.

Baca juga: Sisihkan Gaji, Seorang Personel Polres Aceh Utara Bantu Modal Usaha Untuk Janda Empat Anak 

Namun untuk bisa mencairkan dana tersebut, harus ada proses verifikasi lanjutan dan penerima harus menyiapkan beberapa berkas yang dibutuhkan, untuk dilakukan verifikasi lanjutan.

Ada pun berkas yang harus disiapkan adalah, fotokopi KTP tiga lembar, fotokopi KK tiga lembar, materai Rp 10 ribu tiga lembar, surat pernyataan bertanggungjawab penuh, surat pernyataan dari penerima bahwa benar memiliki usaha, serta surat dari keuchik setempat yang membenarkan penrima memiliki usaha.

Lanjut Ramli, proses percairan saat ini terus berlangsung. 

Bahkan untuk mempermudah penerima bantuan, petugas Bank Aceh langsung turun ke desa masing- masing penerima untuk melakukan pendataan dan juga proses pembuatan rekening.

Jadi, menurut Ramli, sesuai hasil koordinasi terakhir pihaknya dengan Bank Aceh, sampai saat ini, ada sembilan ribuan penerima yang dana bantuannya sudah berada di rekening masing- masing dan bisa dicairkan.

"Jadi masih ada 50 persen lagi yang masih berproses pembuatan rekening," paparnya.

Namun dipastikan, proses pencairan dana bagi seluruh penerima bantuan di Lhokseumawe ditargetkan akan tuntas pada akhir November 2021 mendatang.(*)

Baca juga: 9 Ribu Lebih Pelaku Usaha Mikro di Lhokseumawe Belum Bisa Cairkan BLT UMKM Rp 1,2 Juta, Ini Sebabnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved