Breaking News:

Fakta Baru Kasus Penembakan Laskar FPI, Saksi Sebut Pembuntutan Perintah Dirkrimum Polda Metro Jaya

Untuk diketahui Toni Suhendar merupakan anggota kepolisian yang mendapat mandat untuk melakukan pembuntutan tersebut.

Editor: Faisal Zamzami
(KOMPAS.COM/FARIDA)
Adegan penggeledahan pada rekonstruksi yang dilakukan polisi dalam kasus penembakan enam anggota FPI di rest area KM 50 tol Jakarta-Cikampek, Senin (14/12/2020) dini hari. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Sidang perkara yang menewaskan 6 anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) kembali dilanjutkan, Selasa (26/10/2021).

Dalam sidang lanjutan ini Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Toni Suhendar bersaksi diberikan perintah untuk membuntuti rombongan Muhammad Rizieq Shibab dengan surat perintah penyelidikan (sprindik).

Perintah, aku Toni, diberikan oleh Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat.

Untuk diketahui Toni Suhendar merupakan anggota kepolisian yang mendapat mandat untuk melakukan pembuntutan tersebut.

"Kombes Tubagus Ade Hidayat, itu yang memperintahkan? Memperintahkan untuk penyidikan dan penyelidikan?" tanya jaksa di sidang.

"Iya (yang memerintahkan)," jawab Toni yang dihadirkan secara daring.

"Tubagus Ade Hidayat Dirkrimum Polda Metro Jaya?" cecar jaksa.

"Iya," jawab Toni lagi.

Toni melanjutkan sebanyak tujuh anggota kepolisian mendapatkan tugas untuk mengikuti rombongan Muhammad Rizieq Shihab menggunakan tiga mobil

"Bertujuh, kami mengikuti rombongan, pakai tiga mobil," katanya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved