Minggu, 3 Mei 2026

Xavi Hernandez Setuju Jadi Pelatih Barcelona Gantikan Ronald Koeman yang Baru Dipecat

Xavi Hernandez dipastikan akan segera bergabung dengan Barcelona. Xavi disebut telah mencapai kesepakatan dengan Barcelona.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
TWITTER.COM/BARCATIMES
Pelatih Al Sadd, Xavi Hernandez. 

SERAMBINEWS.COM - Siapa sosok yang akan menggantikan Ronald Koeman sebagai pelatih Barcelona kini mulai terungkap.

Xavi Hernandez dipastikan akan segera bergabung dengan Barcelona.

Xavi disebut telah mencapai kesepakatan dengan Barcelona.

 Xavi Hernandez dilaporkan telah sepakat untuk menjadi pelatih anyar Barcelona, per Kamis (28/10/2021).

Barcelona bergerak cepat menentukan pengganti Ronald Koeman yang baru saja dipecat pada Rabu (27/10/2021).

Ronald Koeman baru saja dipecat oleh Barcelona setelah laga kontra Rayo Vallecano, Kamis (28/10/2021) dini hari WIB.

Dalam laga tersebut, Barcelona dipaksa menelan kekalahan tipis dengan skor 0-1 oleh Rayo Vallecano.

Gol kemenangan Rayo Vallecano itu dicetak oleh striker gaek, Radamel Falcao, pada menit ke-30.

Kekalahan tersebut membuat Barcelona kini semakin terdampar di peringkat ke-9 klasemen sementara Liga Spanyol dengan torehan 15 poin dari 10 laga.

Posisi buruk tersebut tentu membuat jajaran petinggi klub kehabisan kesabaran dan memecat Koeman seusai laga Rayo Vallecano vs Barcelona.

Sebagai pengganti, Barcelona selangkah lagi akan mendatangkan sang legenda klub, Xavi.

Xavi bahkan telah berbincang dengan Presiden klub Joan Laporta beberapa hari sebelum pemecatan Koeman.

Namun, Xavi masih belum diresmikan karena sedang dalam proses pemutusan kontrak dengan klub yang saat ini ia latih, Al-Sadd.

Oleh karena itu, sementara ini Barcelona dilatih oleh pelatih karteker, Sergi Barjuan.

Xavi mencapai kesepakatan dengan Barceona

Xavi dipastikan akan segera bergabung dengan Barcelona.

Bahkan diberitakan Sport pada Kamis (28/10/2021) siang WIB, Xavi disebut telah mencapai kesepakatan dengan Barcelona.

Laporan yang sama juga menyebut kini Xavi tinggal mengurus penghentian kontrak dari Al-Sadd.

Menurut pemberitaan itu, Xavi memiliki klausul pelepasan sebesar 1 juta euro, dan dalam waktu dekat, eks gelandang Barcelona itu bakal bertemu pemilik klub untuk membahas perpisahan.

Pengumuman resmi dari pihak Barcelona dilaporkan bakal terjadi paling cepat hari ini, Kamis (28/10/2021).

Dalam proses kepindahannya ke Barcelona, Xavi akan membawa serta dua saudaranya yang jadi asisten pelatih di Al Sadd, yakni Oscar Hernandez dan Sergio Alegre.

Tak cuma itu, Ivan Torres yang berstatus sebagai pelatih fisik juga turut serta dalam rombongan Xavi.

Xavi sendiri sudah sejak lama mengaku tertarik untuk berkarier di Barcelona sebagai pelatih.

Pemecatan Ronald Koeman lantas memberi peluang besar buat Xavi melangkah ke kursi kepelatihan Blaugrana.

"Setiap tawaran akan dievaluasi dan kemudian keputusan akan dibuat," kata Xavi kepada TVE, dikutip BolaSport.com dari Mirror pada awal Oktober 2021.

"Saya tidak tahu ke mana masa depan akan membawa saya, tetapi saya terbuka untuk kemungkinan apa pun," ucapnya menambahkan.

Xavi menikmati 17 tahun bermain di Barcelona, ​​membuat 767 penampilan luar biasa dengan 85 gol dan 185 assist di berbagai ajang.

Baca juga: Tiga Pemain Barcelona Ini Berperan Lengserkan Pelatih Ronald Koeman, Siapa Saja Mereka?

Baca juga: Ronald Koeman Resmi Dipecat , Xavi Hernandez Jadi Favorit Pelatih Barcelona

Barcelona sudah lama inginkan Xavi untuk menjadi pelatih.

Ternyata, dilansir SuperBall.id dari Daily Star, ini bukanlah kali pertama Barcelona menginginkan Xavi untuk menjadi pelatih.

Barcelona bahkan sempat mendekati Xavi sekitar tujuh bulan sebelum mendatangkan Ronald Koeman, atau tepatnya pada Januari 2020.

Ketika itu, Barcelona baru saja memecat Ernesto Valverde dari kursi kepelatihan.

"Ya, saya menerima tawaran Barcelona di hadapan Eric Abidal dan Oscar Grau, tapi saya tidak menerimanya," kata Xavi.

Xavi menolak tawaran tersebut karena dirinya masih terlalu awal untuk menjadi pelatih Barcelona.

Selain itu, penolakan itu juga disebabkan karena Xavi belum genap setahun menangani klub asal Qatar, Al-Sadd.

"Ini terlalu awal untuk melatih Barcelona, namun saya akan melanjutkan mimpi saya untuk menjadi pelatih Barcelona di masa depan," aku Xavi.

"Saya bilang kepada keluarga terlebih dahulu dan kemudian pemain Al-Sadd karena mereka mengikuti topik tersebut," imbuhnya.

Sebelumnya lagi, ketika awal menangani Al-Sadd, Xavi sempat menegaskan keinginannya untuk meniti kariernya sebagai pelatih mulai dari nol.

Pria asal Spanyol itu merasa dirinya tidak bisa langsung memulai karier bersama klub besar.

"Sekarang saya memulai karier saya dari nol, saya tidak bisa memulainya dengan (mobil) Ferrari atau kapal pesiar," tutur Xavi.

"Saya harus memulainya dengan perahu kecil, mobil kecil, menguji diri sendiri, mengumpulkan pengalaman," tambahnya.

Xavi menekankan bahwa tujuannya dalam karier kepelatihan adalah kembali ke Barcelona, klub yang telah membesarkan namanya.

Namun, Xavi ingin mengumpulkan pengalaman terlebih dahulu bersama Al-Sadd di Qatar.

"Ya, itu benar bahwa tujuan saya adalah kembali ke Barcelona, namun saya santai," ujar Xavi.

"Rencana saya adalah memulai menjadi pelatih di Qatar, di mana tidak ada banyak tekanan untuk menguji diri sendiri dan mengumpulkan pengalaman," sambungnya.

"Tujuan utama saya adalah kembali ke Eropa dan terutama adalah ke Barcelona," pungkasnya.

Baca juga: Raih Segudang Prestasi, Dirjen Pendis Kemenag Apresiasi MAN 1 Banda Aceh

Baca juga: Bahaya Mandi Setelah Begadang, Bisa Penyempitan Pembuluh darah hingga Kematian Mendadak

Baca juga: Ahli Waris Nelayan Aceh Timur yang Meninggal Dapat Santunan dari BPJamsostek Langsa Rp 42 Juta

Superball: Gantikan Koeman, Xavi Akan Tangani Barca setelah Hampir Dua Tahun Kumpulkan Keberanian

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved