Luar Negeri
Arab Saudi Beli Pasir Dari Negara Lain, Padahal 95 Persen Daratannya Padang Pasir, Ini Alasannya
Orang-orang Arab Saudi dapat mengambil puluhan truk pasir kapan pun mereka mau tanpa membayar.
SERAMBINEWS.COM - Arab Saudi adalah negara yang dikenal memiliki padang pasir yang sangat luas.
Negara ini memiliki daratan yang hampir seluruhnya tertutup dengan padang pasir.
Sebanyak 95% dari Arab Saudi adalah gurun dengan pantai pasir putih yang luas.
Orang-orang Arab Saudi dapat mengambil puluhan truk pasir kapan pun mereka mau tanpa membayar.
Letakkan sekop di mana saja di Arab Saudi dan Anda akan mendapatkan pasir dalam waktu singkat.
Namun, kenyataannya adalah bahwa Arab Saudi dan lebih dari 20 negara Timur Tengah lainnya harus mengimpor pasir dari luar negeri untuk konstruksi.
Meski memiliki pasir di mana-mana nyatanya Arab Saudi masih membutuhkan pasir dari negara lain.
Lantas apa alasannya, mengapa negara yang kaya pasir ini malah mendatangkan pasir dari negara lain?
Masalahnya adalah pasir negara-negara ini terlalu halus untuk dibangun.
Menurut Amusing Planet, pasir di gurun sangat berbeda dengan pasir yang didapat dari dasar sungai.
Di gurun pasir, pasir telah terkikis oleh angin dan pelapukan selama ribuan tahun, jadi pasir tersebut terlalu halus untuk digunakan sebagai pengikat konstruksi.
Pemilihan pasir untuk konstruksi sangat mempengaruhi kualitas pekerjaan konstruksi.
Pasir dibagi menjadi 3 jenis, pasir kasar, pasir sedang dan pasir halus.
Dengan pasir yang kecil dan halus seperti pasir gurun, adukan mortar akan menjadi licin dan memiliki kekuatan yang buruk, tidak mampu menahan tekanan.
Arab Saudi juga memiliki lebih dari 1.700 km garis pantai dengan gundukan pasir besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-gurun-pasir-di-arab-saudi.jpg)