Rabu, 22 April 2026

Luar Negeri

Arab Saudi Beli Pasir Dari Negara Lain, Padahal 95 Persen Daratannya Padang Pasir, Ini Alasannya

Orang-orang Arab Saudi dapat mengambil puluhan truk pasir kapan pun mereka mau tanpa membayar.

Editor: Faisal Zamzami
24h
Ilustrasi - Gurun Pasir di Arab Saudi. 

Pada tahun 2020, negara pengimpor pasir terbanyak di dunia adalah Singapura. Karena wilayahnya yang kecil, Singapura membutuhkan pasir untuk konstruksi dan reklamasi laut.

Menurut Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), dalam 40 tahun terakhir, luas Singapura telah meningkat lebih dari 20% berkat lebih dari 517 juta ton pasir.

Sumber pasir Singapura terutama diimpor dari negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Kamboja, Indonesia dan Malaysia.

Di Indonesia, 24 pulau pasir hilang karena penambangan pasir ekspor.

Pada 2019, Malaysia melarang ekspor pasir ke Singapura sehingga menimbulkan ketegangan antara kedua negara.

Indonesia dan Kamboja melakukan hal yang sama dengan Singapura pada 2007 dan 2017.

Penelitian UNEP tahun 2021 menunjukkan bahwa penambangan pasir berdampak negatif pada spesies air, membuat banjir lebih sering terjadi dan meningkatkan erosi dan tanah longsor di sepanjang sungai dan danau.

Pada 2018, Vietnam berhasil memangkas 30% dari jumlah ekspor pasir ke luar negeri.

Baca juga: Negara Ini Menjelma Jadi Negeri Tanpa Musuh, Pemimpinnya Dihormati Seluruh Pemimpin Timur Tengah

Baca juga: Zidane Tak Tertarik Gantikan Ole Gunnar Solskjaer Latih Manchester United, Ini Alasannya 

Baca juga: Polres Lhokseumawe Sita 2 Kg Sabu-sabu di Samudera Aceh Utara, 2 Tersangka Diamankan, Satu Lagi DPO

Intisari: Padahal 95 Persen Daratannya Adalah Padang Pasir, Arab Saudi Malah Mati-Matian Beli Pasir Dari Negara Lain Termasuk Dari Indonesia, Ternyata Alasannya Sangat Mengejutkan

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved