Internasional
Arab Saudi Segera Luncurkan Museum Terbang Pertama Dunia
Kerajaan Arab Saudi akan meluncurkan museum terbang pertama di dunia pada Kamis (4/11/2021). Hal itu terkait temuan arkeologis dalam perjalanan pesawa
SERAMBINEWS,COM RIYADH - Kerajaan Arab Saudi akan meluncurkan museum terbang pertama di dunia pada Kamis (4/11/2021).
Hal itu terkait temuan arkeologis dalam perjalanan pesawat antara ibu kota Riyadh dan kota kuno AlUla.
Museum i tu merupakan proyek kolaborasi antara Komisi Kerajaan untuk AlUla dan maskapai nasional Saudia.
Museum akan memamerkan koleksi replika artefak yang telah ditemukan di AlUla melalui penggalian arkeologi.
Penumpang juga dapat menonton film dokumenter Discovery Channel berjudul “Architects of Ancient Arabia” yang dirilis tahun ini.
Baca juga: Putra Mahkota Arab Saudi Tawarkan Riyadh Jadi Tuan Rumah World Expo 2030
Saudi Press Agency (SPA), Selasa (2/11/2021) melaporkan, Rebecca Foote menjadi Direktur Penelitian Arkeologi dan Warisan Budaya di Komisi AlUla.
Dia akan memberikan pengantar dokumenter selama perjalanan dan memberikan penjelasan tentang artefak yang ditampilkan di museum.
“Ada banyak pekerjaan yang sedang berlangsung di AlUla oleh para arkeolog lokal dan internasional," ujarnya.
"Kami baru mulai memahami sifat rumit dari masa lalu AlUla," tambahnya.
Dikatakan, AlUla merupakan permata tersembunyi di Jazirah Arab.
"Kami perlahan-lahan menemukan rahasianya," ujar Rebecca.
Baca juga: Arab Saudi Targetkan Menjadi Produsen Hidrogen Terbesar Dunia
"Saya berharap dapat berbagi lebih banyak informasi tentang pekerjaan kami dengan penumpang perjalanan Museum in the Sky, yang dioperasikan oleh Saudia," harapnya.
Philip Jones, Kepala Komisi Pemasaran mengatakan museum akan menyoroti pentingnya arkeologi yang dilakukan di AlUla.
Dia mengatakan pekerjaan penggailan itu merupakan program arkeologi terbesar di dunia saat ini.
Dia mengatakan komisi merasa terhormat untuk bekerjasama dengan Saudia.
Sehingga, dapat menyambut semua penumpang dan pengunjung yang akan datang dalam beberapa bulan ke depan.
Khususnya untuk mengetahui lebih banyak tentang sejarah AlUla.
Khaled Tash, wakil presiden komunikasi korporat di maskapai mengatakan museum merupakan kelanjutan dari kerjasama dengan Komisi AlUla.
Baca juga: Arab Saudi Bantu Pakistan Rp 59,7 Triliun, Pulihkan Perekonomian Akibat Covid-19
Dia menjelaskan warisan kaya AlUla akan dipromosikan secara global sebagai tujuan wisata.
AlUla menyediakan berbagai kegiatan sepanjang tahun dan musiman untuk menyambut pengunjung lokal dan internasional.
Sedangkan penumpang dalam perjalanan akan memiliki kesempatan untuk memesan tiket pertama untuk melihat Masa Al-Hijr.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kota-kuno-alula-di-arab-saudi.jpg)