Breaking News:

Berita Bireuen

Kasus Pekerja Kesetrum Listrik di Peudada, Koordinator Pekerja Dimintai Keterangan

Kasus meninggalnya seorang pekerja asal Gebang Medan kesetrum listrik saat memasang aksesoris pada tiang jaringan seluler XL di Desa Pulo, Peudada

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Kapolres Bireuen AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Kasus meninggalnya seorang pekerja asal Gebang, Medan kesetrum listrik saat memasang aksesoris pada tiang jaringan seluler XL di Desa Pulo, Peudada Bireuen persisnya depan Mapolsek Peudada dan Koramil Peudada Bireuen dalam penyelidikan Polsek Peudada.

Koordinator pekerja dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. 

Kapolres Bireuen AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH melalui Kapolsek Peudada, Iptu Mukhlis SE kepada Serambinews.com, Selasa (02/11/2021) mengatakan, korban meninggal dunia atas nama  Aditia (20) sudah dibawa pulang ke Gebang untuk dikebumikan

Kemudian Firman (26) juga warga Gebang sudah dipulangkan untuk menjalani perawatan disana.

Baca juga: Dua Pekerja Pemasang Asesoris Tiang Jaringan XL di Peudada Kesetrum Listik, Satu Orang Meninggal

Sedangkan koordinator pekerja atas nama Erwin (37) masih dimintai keterangan di Mapolsek Peudada Bireuen menyangkut prosedur standar pekerjaan.

Kemudian perjanjian kerja mereka dengan perusahaan yang mempekerjakan mereka selama ini terkait musibah tersebut dan lainnya. 

Tim penyidik Polsek Peudada, katanya, sedang memintai keterangan dari koordinator pekerja dan saksi lainnya untuk memastikan kronologis kejadian dan juga ada tidaknya ketentuan sebagai pedoman kerja bagi mereka. 

Selain koordinator pekerja, tim penyidik juga akan memintai keterangan dari pihak perusahaan dan keluarga korban menyangkut perjanjian kerja antara pekerja dengan perusahaan khusus apabila terjadi musibah seperti yang dialami dua pekerja.

Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri Tiba di Aceh, Langsung Tinjau Kegiatan Vaksinasi

“Dalam kasus tersebut bagaimana dalam perjanjian kerja antara mereka dan bagaimana bentuk penyelesaian
masing-masing pihak sehingga diketahui persis tanggung jawab perusahaan terhadap pekerjanya,” ujarnya.  

Intinya, musibah tersebut harus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak mulai dari pekerjamaupun pihak perusahaan dan memiliki tanggung jawab masing-masing sehingga tidak menimbulkan tuntutan di kemudian hari.

“Tim penyidik memintai keterangan dari koordinator pekerja, perusahaan menyangkut perjanjian kerja  dan juga pihak  keluarga korban mengetahui dengan jelas kasus tersebut dan agar masing-masing pihak memiliki
tanggungjawab,” ujar Kapolsek Peudada, Iptu Mukhlis SE. 

Baca juga: 3 Eksekutor Anggota TNI di Pidie Dibidik Pasal Berlapis, Senjata Digunakan Peninggalan Konflik Aceh

Sebagaimana diberitakan sebelumnya  dua pekerja asal Medan  yang memasang aksesoris penguat kabel pada tiang jaringan seluler iforte (XL) di Desa Pulo Peudada persisnya di depan Mapolsek dan Koramil Peudada, Bireuen sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (01/11/2021) kesetrum listrik.

Keduanya jatuh ke jalan, satu diantaranya meninggal dunia dan satu pingsan,  mengalami shock berat.

Korban meninggal dunia bernama Aditia (20) asal Gebang, Kabupaten Langkat, Sumut dan seorang lagi yang terpaksa menjalani perawatan bernama Firman (26) juga asal Gebang Langkat. (*)

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Naik, Berikut Rincian Lengkap Harga Emas Per Gram, Selasa (2/11/2021)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved